Wisata Kuliner Seru di Surabaya – #Day-01

Everyday is Holiday — Yeah, Jakartaseru sudah lama sekali ingin berkuliner ria di Surabaya (Saya memang lama tinggal di Surabaya, namun sejak menikah saya justru belum pernah berkuliner ria bersama keluarga kecilku karena tiap ke Surabaya selalu hanya sebentar).

surabaya-sriwijaya-air

Dan kini, bersama Sriwijaya Air kami pun terbang ke Surabaya dengan sukacita!!! Penerbangan yang ontime dengan pelayanan full senyuman. Zara yang sudah berusia diatas 2 tahun pun kini duduk dibangku dengan sabuk pengamannya sendiri. Ngga pakai rewel, senengnya. Lebih serunya lagi, liburan kali ini memang telah saya rancang untuk full kulineran. Daftar resto wajib kunjung sudah ada di tangan dan siap di eksekusi.

Oya sebelum naik pesawat, kami berkuliner dulu di Food Cetera. Foodcourt yang terletak di Bandara terminal antara B dan C Soekarno Hatta. Inilah lokasi favorit kami sambil menunggu jam check in. Pilihan makanan yang beragam dengan rasa yang berbintang + ada area merokok tersendiri sehingga acara makan tak terganggu mereka yang kecanduan nikotin.

bandara-food-cetera-3 bandara-food-cetera2 bandara-food-cetera

Kesukaan suami tiap kemari adalah sop buntut yang terletak di depan pedagang es puter disamping resto penjual hidangan sumatra. Buntutnya berkuah segar dengan porsi yang bikin perut tenang sampe beberapa jam ke depan.

Sementara saya kali ini mencicip sop ikan patin khas palembang yang boothnya terletak disebelah booth sop buntut. Lumayan mirip sama yang ada di Palembang. Hanya kadar asamnya banyak dikurangi, mungkin untuk menyesuaikan dengan lidah Jakarta. Yeah tapi secara keseluruhan, sop ini rekomendasi untuk dibeli lagi. Porsinya ini loh hehee bisa untuk berdua. Banyak.

—–

Okay jam check in tiba dan disusul dengan jam boarding. 1 jam 15 menit kemudian kami sudah mendarat dengan mulus diaspal bandara Djuanda. Begitu sampai, kami langsung menuju ke Bebek HT. Woaaa ini adalah bebek legendaris di Surabaya. Buka dari tahun 80an — nyaammm pengen tau seperti apa rasanya??? Baca ulasan tentang bebek HT di link ini.

jsbebekhtzara

Ups, maaf kalau banyak link di kisah cerita bersambung tentang wisata kami di Surabaya ini, karena memang ini artikel yang tertunda xaxaxa. Ini merupakan kisah tahun lalu yang kembali saya rangkum mengingat saya senang sekali dengan perjalanan kuliner ke Surabaya saat itu. So, ini hanya sekedar catatan perjalanan akan kisah keluarga kami.

Sementara suami asyik nambah bebek HT (langsung habis 2 porsi), saya dan Zara asyik makan Ayam Goreng Amir Njoto dan Bakso. Widiihhh … Selain bebek, Surabaya memang jagoan sama yang namanya Bakso. Baca review Ayam Amir Njoto dan Baksonya di link ini.

Malamnya, kami makan di Restaurant Mie Tokyo yang terletak di KertaJaya (lupa mencatat alamat lengkapnya). Yang enak disini menurut saya adalah Kolokenya. Sedangkan hidangan lainnya memang resto ini bercita rasa agak tawar (untuk itulah disini selalu disediakan kecap asin untuk mereka yang membutuhkan ‘rasa yang lebih’). Dan bagi pecinta masakan Tio Ciu seperti mama saya, rasa masakan di Mie Tokyo ini cocok. Mie Tokyo ini sendiri punya beberapa cabang di Surabaya.

surabaya-mie-tokyo

Pulangnya mampir dulu di Giant dan beli mangga harum manis dengan label Hartono Masak Pohon. Harganya lumayan bikin mata melek, sekitar 16.000/biji. Tapi woowwww rasanya dijamin bikin ketagihan!!! Manis masak pohon memang berbeda. Enak asli yang tidak dibuat buat. Warna mangganya pun orange rata. Tidak belang blonteng. Rekomendasi untuk dibeli. Zara suka banget. Saya dan suami apalagi xaxaxaa. Dan usai makan mangga ini, saya memakan mangga yang biasa, rasanya lewaaaatttt.

surabaya-zara-nugroho

Sudah malam dan kami pun tidur, siap siap untuk kulineran lagi besok. Dan tentunya artikel ini akan terus berlanjut sampai kami kembali lagi di Jakarta. Ikuti terus kisah kami ya.

————————————————————————–
Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram @catur_guna dan @jakartaseru
Facebook : https://www.facebook.com/groups/jakartaseru/
Email : caturguna.ang@gmail.com

  • Add Your Comment