Stigma Buruk tentang Siomay Kampung – pun Berakhir Sudah

Siomay !!! Siapa sih yang ngga suka dengan kelezatannya ??? Rasanya ringan namun menyehatkan. Tapi, ummm kok siomay kampung??? Emang ada siomay kota??? Hahhaaa istilah ini saya dapatkan dari mba Wulan Sucipto, pemilik blog perthfoodsnap.com saat kita whatsapp an di group.

Tapi bener juga sih. Untuk membedakan siomay yang dijual abang abang sepedaan dengan teriak teriak “somai somai somai” dan siomay yang biasa dilekatkan dengan dimsum yang sudah meng-internasional, tampaknya sebutan siomay kampung lebih asyik di dengar. Lebih ngangenin lebih Indonesiawi.

Perbedaannya utama si siomay kampung dan kota ini sendiri tentu adalah bentuk. Bentuk siomay kampung ini tak beraturan karena ngga pakai kulit pangsit. Bisa dibilang kayak siomaynya batagor gitu, Indonesia banget kan??? Bumbunya pun bumbu kacang seperti bumbu batagor. Sementara siomay yang dimsum dibuat dengan dikemas dalam kulit pangsit dan bumbunya pakai saus tomat / sambal. Jadi, memang sangat berbeda bentuknya.

Dan inilah review saya akan siomay Produksi Rumah Nyemil

Jujur saya ngga suka dengan tipikal siomai kampung begini. Tapi berhubung yang mengatakan enak adalah pentolan IndonesianFoodBlogger, Mba Anne Adriane, maka saya pun langsung nanya beli dimana dan langsung pesen. Secara mba Anne ini sudah malang melintang di dunia kuliner Indonesia dan Manca Negara, jadi rekomendasinya pasti saya nantikan.

rumah-nyemil-siomay-enak

Sekalian jika memang benar benar enak, siapa tahu bisa memulihkan stigma di otak saya yang mengatakan siomay kampung itu ngga enak. Secara saya tiap beli siomay beginian, sebanyak itu pula saya merasakan rasa yang tidak enak. Dan seringnya ngga kemakan. Asliiii … entahlah mungkin kena kutukan siomai kali ya hahaha tiap beli siomay begini selalu dapat yang baulah (ngga seger ikannya), kasar adonannya lah, aneh rasanyalah dan akhirnya tiap beli batagor pun saya selalu minta gorengannya aja ngga mau siomaynya.

Begitu Mas Gojek datang dengan kresek ditangan berisi siomay. Saya dengan semangat 45 membuktikan ucapan mba Anne tersebut. Dan wuhuuuu,… Saus kacangnya ini mujizat surgawi #lebaynyamulai. Ya ya ya, inilah bentuk saus kacang yang saya suka, yaitu coklatnya pekat dengan minyak merah yang menggenang. Rasanya manis gurih, cetar banget. Apalagi ketika sudah ditambah kucuran jeruk nipis, yuhuuu dawai melodi surga bergetar rasanya. Warnanya yang merah menyala mengingatkan saya akan masakan Padang yang lezat lezat, aih … jadi lapar.

rumah-nyemil-siomay rumah-nyemil-zara-nugroho

Lalu saya coba memakan satu siomaynya. Waahhh ini enak!!! Terbuat dari ikan tenggiri dengan kenyal lembut yang segar dan diperut rasanya juga enak (artinya tepungnya ga kebanyakan. Kalau banyak tepungnya kan perut jadi berasa begah). Saya pun langsung jatuh cinta pada gigitan pertama dan hilanglah sudah stigma di pikiran saya bahwa Siomay Kampung itu ngga enak. Thanks Mba Anne.

Dan menyesallah saya hanya beli sedikit. Ternyata Zara juga doyaaannn banget. Saya pun hanya kebagian sisa hihihi. Dan saat nulis artikel ini, saya sudah berencana besok mau pesen 30 biji. Yup, siomay ikan ini tentunya baik buat Zara. Jadi, kan enak. Kalau santai buat camilan Zara dan saya tentunya xaxaxa. Dan teman saya yang mencoba siomay Rumah Nyemil ini juga langsung jatuh cinta. Dia pun minta nitip 30 biji jika saya memesan lagi. Wuhuuuu …

Pesen 30 biji dulu aja. Karena kata yang jual bisa tahan 2 minggu di Freezer. Artinya menurut saya? Kalau soal Siomay di dalam Freezer, mungkin bisa tahan hingga 3 bulanan. Seperti makanan beku lainnya. Tapi kok si mbak yang jual bilang cuma 2 minggu? Hmmm mungkin ini masalah di bumbu kacangnya ya. Jadi bagi saya mending nanti sering beli aja daripada sekaligus beli terlalu banyak dan nanti yang belakang belakang rasanya kurang jos kan.

Oya, saya memang memesan secara delivery order. Tapi ternyata Rumah Nyemil ini punya Kedai loh. Kedai ini baru buka Maret 2015 kemarin katanya. Berawal dari pesanan dan akhirnya sukses membuka kedai. Hmm… kapan kapan mampir lah.

Dan tak lupa, tentunya Thanks to Mba Arni, anggota IDFoodBlogger juga yang telah merekomendasikan siomay ini kepada Mba Anne, sehingga mba Anne mencoba dan saya pun ikut mencobanya. Mba Arni ini juga lihai membuat aneka kue loh, blognya www.viani-cookies.blogspot.com

—————————

Rumah Nyemil
Jl. Tebet Timur 3 no 42
Jakarta Selatan
Telp 082194022650

—————————

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram @catur_guna dan @jakartaseru
Facebook : https://www.facebook.com/groups/jakartaseru/
Email : caturguna.ang@gmail.com

Oya, saya punya web lain loh, namanya www.wisataseru.com . Monggo mampir