Serunya Menuju Puncak Borobudur di kehamilan bulan ke Enam

Hamil kali ini saya lumayan seneng jalan jalan. Dan kali ini saya mengajak Zara ke Borobudur untuk menumbuhkan kecintaannya terhadap budaya dan sejarah termasuk mengenalkan Zara akan serunya dunia jalan jalan. Senangnya, Zara begitu semangat!!!

Bahkan sepanjang perjalanan ia terus tersenyum dan menyanyi. Ia pun selama di Borobudur tidak mau digendong. Terus naik naik naik dan naik dengan sangat cepat sampai saya yang tengah hamil ini harus berkali kali bilang, “Zara tunggu mama” hoho. Ini dia kisahnya ya.

borobudur-dokar borobudur-magelang borobudur-wisataserSampai di Magelang, saya langsung janjian dengan teman SMA, Ayu Wulan yang juga punya anak sedikit lebih kecil dari Zara. Kita janjian akan ke Borobudur!!! Dan janjian tersebut terealisasi. Dari magelang kita naik taxi menuju Candi Borobudur, 100.000 IDR biayanya.

Sampai di Borobudur kita langsung dicegat penjual topi yang tiada lelah merayu. Ups, tipsnya nih, kalau mau beli topi mending di bagian dalam aja. Kalau beli di awal awal masuk seperti kami, harganya mahal banget xaxaxa bedanya bisa 3-4x lipat dibanding penjual yang agak dekat dekat tiketing. Kalau sudah begini menyesal juga percuma kan hihi, dinikmati saja.

Kami membeli tiket seharga 30.000 IDR/orang dewasa (anak anak seumur zara, gratis). Murah banget yah. Dan yuhuuu saya juga menvideokan perjalanan Zara selama di Borobudur loh, mulai dari perjalanan sampai dengan beli tiket, di puncak candi Borobudurnya sampai pulang, yeah seru banget. Di tonton ya videonya, klik disini untuk melihat serunya Zara selama di Borobudur.

borobudur-zara borobudur-wisataseruPengalaman masa kecil saya dulu saat ke Borobudur bersama papa mama, dari tiketing sampai ke candinya masih jauh loh. Jadi buat bumil seperti saya ini sebaiknya naik dokar saja. Dan yuhuuu Zara seneng banget. Langsung saja lari ke dokar dan terus menyanyi sepanjang perjalanan. Biaya naik dokar ini sudah tarif flat, yaitu 50.000 IDR/ dokar. Dokar ini nantinya berhenti di pintu masuk Candi.

Begitu sampai di bibir candi, kita yang dewasa diwajibkan memakai sarung batik biru. Ngga ada nilai sakral seperti di Bali sih. Pihak pariwisata hanya ingin mulai membudayakan batik sehingga semua pengunjung diwajibkan memakai sarung batik ini. Gratis tidak dipungut biaya. Mayan kan jadi lebih cantik hihi. Nanti ketika pulang, sarungnya jangan lupa dikembalikan ya.

Di candi Borobudur, Zara teruuss berlari dan bertanya ini apa itu apa. Dia sangat bersemangat. Cuaca yang sangat panas tak membuat Zara lelah. Ia bahagia banget. Jika sesekali berhenti, itu karena saya atau mika (anak ayu yang baru 2 tahun kelelahan) dan zara saya suruh tunggu xaxaxaxaa. Seneng banget lihat Zara begitu bersemangat.

Untuk info tentang Borobudurnya sendiri baca diartikel saya lainnya ya. Tapi artikelnya belum dibuat hehehe nyusul ya. Nanti kalau sudah dibuat saya tambahkan linknya disini.

Lumayan, disini Zara belajar banyak hal. Mulai dari belajar membeli tiket sendiri, belajar tentang alat transportasi dokar, mengenal kuda, tahu yang namanya Pak Kusir, mengenal candi, mengenal sekilas tentang Budha (versi setahu saya), dan tentunya mengenal dunia wisata.

borobudur-indonesia borobudur borobudur-jawa-tengah
Pulangnya kami kembali naik Dokar, namun harganya berbeda, yaitu 60.000 IDR diantar sampai ke parkiran mobil. Lebih mahal karena perjalanannya agak sedikit lebih jauh. Dan oya, pulangnya kami naik angkutan kota, karena katanya ada yang langsung sampai ke depan Hotel hanya dengan sekali naik.

Kami minta tolong pak kusir untuk mengantar ke lokasi berhenti angkutan kota yang tak terlalu jauh dari lokasi parkir, tambah 20.000 IDR. Dan yuhuuuu beneran loh, hanya dengan 5.000 rupiah kami sampai dengan nyaman persis di depan hotel huhuhu. Tau gitu berangkatnya tadi naik angkutan kota ya hehehe. Pengalaman, lain kali harus tanya lebih detail pada orang supaya dapat biaya lebih murah untuk berwisata.

Sampai dirumah, ada buku mewarnai yang bergambar candi dan dia berteriak, “Mama zala uda pelnah kesitu”. Yeaaahhh!!! I Love U Zara.

Senangnya jika anak senang dan bertambah pintar. Semoga jalan jalan hari ini membawa bekal ilmu yang berguna untuk masa depanmu ya nak. Mama sayang banget sama kamu dan akan melakukan apa aja untuk menyenangkanmu. Oke akhir kata artikel ini, semoga pengalaman ini bermanfaat ya.

——————————————————————–

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram @catur_guna dan @jakartaseru
Facebook : https://www.facebook.com/groups/jakartaseru/
Email : caturguna.ang@gmail.com

    1. Lia Harahap October 13, 2015
    2. momogrosir October 13, 2015
    3. ayu wulan December 11, 2015
      • Administrator December 15, 2015
    4. Kopi Kampoeng January 6, 2016
      • Administrator January 9, 2016

    Add Your Comment