Serunya Mengelola Web dan Dapat Penghasilan dari Rumah

Kali ini saya mau membagi pengalaman selama 7 tahun ngeblog. Loh? Jakartaseru kan baru setahun lebih. Yup, tapi kan web saya lainnya, www.wisataseru.com sudah dari tahun 2008 #sombonggapenting xaxaxa. Mau tau serunya mengelola web sendiri ala saya? Marik dibaca.

Tak pernah terlintas sedikit pun saat pertama membuat web, bahwa kemudian web saya www.wisataseru.com justru menjadi sumber uang jajan setelah saya resign dari kantor dan menikah. #suwer beneran ngga ada pikiran sama sekali saat pertama membuat web, bahwa web ini akan menghasilkan uang. Jadi syukur pada Allah jika saya tetap dikasih rejeki usai memutuskan resign dan menjadi Ibu Rumah Tangga.

Suka Duka saya sebagai Blogger yang pertama : Saya sering dikira teman teman hampir tiap makan, gratisan!!!

Eaaaa hahahaa, dan saya cuma jawab, “Iya lumayan kan makan enak gratis dibayar pula”. Padahal ngga looohhh hiks hiks. Lebih dari 80% (bahkan mungkin 90%) tulisan diartikel saya ini, saya modal sendiri. Transport sendiri, makan bayar sendiri dan bahkan saya menulis review pun yang punya resto ngga tau. Atau lebih jelasnya, saya ngga kenal sama yang punya restaurant, huhuhu.

Saya memang bukan seperti FoodBlogger lain yang hampir tiap hari ada undangan ke restaurant. Jadi, jangan kaget kalau blog saja justru lebih banyak makanan warung, depot sederhana dan resto di mall ketimbang restaurant mewah dan unik seperti blogger blogger lainnya. Mayoritas blog saya hanya berisi makanan makanan yang saya dan keluarga suka saja. Bukan menghindari undangan, tapi memang jarang yang ngundang #eaaa hahahaaa.

Kecuali beberapa artikel di wisataseru yang awal awal, memang gratis karena yang bayarin kantor tempat kerja dulu (global tv). Dulu saya bekerja sebagai jurnalis dibagian wisata dan kuliner. Tapi hanya beberapa artikel saja, selebihnya adalah murni dari kocek pribadi.

Tapi, saya ngga bohong kok. Saya memang makan dibayar. Tapi dibayarin sama web, bukan dibayar sama yang punya resto hihihi. Kebetulan saya ikut afiliasi, jika ada yang membeli produk dari web saya, maka saya mendapat komisi. Dan syukurlah komisinya lebih dari lumayan untuk modal wisata dan kulineran bareng suami dan anak. Jadi, saya memang tidak bohong kan hihihi. Inilah untungnya punya web, bisa jualan produk dan dapat komisi tanpa meninggalkan anak dan suami.

Saat Masih kerja di GTV - liputan bagian kuliner dan wisata

Saat Masih kerja di GTV – liputan bagian kuliner dan wisata

Serunya Ikut sebuah Komunitas

Sejak petengahan 2014 saya bergabung dengan komunitas IndonesianFoodBlogger, disini saya ngga cuma dapat banyak pengalaman seru tapi juga pundi pundi uang jajan, yeaahhh!!!

IDFB, sering mengadakan acara incip resto + lomba nulis artikel resto yang kita datangi itu. Lumayaaannn. 3x ikut acaranya, saya 3 x pula jadi juara. 2x juara 1 dan 1x juara 2. Dantotal dari ke 3 lomba tersebut saya dapat voucher senilai 1,3 juta rupiah. Lumayaaann banget kan.

Lalu dari IDFB saya juga jadi dapat info bahwa Teh Dilmah akan mengadakan challenge untuk Resto dan Cafe. Dalam lomba tersebut para blogger diminta untuk mereview hidangan yang dilombakan dan yuhuuuu saya pun jadi pemenang favorit pilihan Dilmah untuk kategori kota Jakarta. mayaann dapat duit lagi.

Seneng banget dapat info seperti ini

Seneng banget dapat info seperti ini

blogger-voucher

Voucher lainnya dari Sushi Matsu dan Pepper Lunch

blogger-dilmah

Berkat IDFB saya jadi tahu info lomba Teh DIlmah

Selain itu IDFB juga sering bekerja sama dengan beberapa pihak untuk review produk. Tiap review kita mendapat kompensasi berupa uang tunai!!! Wow banget ngga sih??? Saya ini cuma ikut satu komunitas, ada banyak teman blogger saya yang ikut beberapa komunitas dan mereka jadinya nyaris tiap hari ada kegiatan ngeblog. Mulai dari ikut lomba ini itu, dapat info undangan launching produk ini itu, hingga undangan makan gratis di resto ini itu. Yeah, andai masih bujang saya mungkin juga akan melakukan hal yang sama. Tapi sudahlah, sementara ini cukup gabung disatu komunitas bernama IDFB saja hihihi saya ini #bloggertanpaambisi hihihihi

Tapi inilah tips dari saya buat yang mau jadi blogger. Ikutlah komunitas sebanyak banyaknya dan dapatkan aneka info dan limpahan undangan buat yang ngga bisa datang lalu minta digantikan. Dari sini link akan terus mengalir dan lama lama kita akan dikenal oleh banyak resto dan EO, sehingga lama lama ngga usah ikut komunitas, undangan makan dan acara disana disini akan datang dengan sendirinya. Plus fulus dan aneka produk akan mendatangi kita. yihai banget ga sih punya web??? Hihihihi.

Curhat tentang Pelecehan, Kami bukan Pengemis yang Pengen Makan Gratis

Tidak dihargai. Setelah pengunjung web lumayan banyak, sehari bisa lebih dari 2000 halaman web terbuka, saya beberapa kali mendapat panggilan untuk incip makanan, ngga sering sih, tapi kadang ada aja. Senang sekali tentunya. Karena saya bisa mencicip hidangan di resto yang belum pernah saya datangi. Saya suka hal baru dan terutama saya suka bertemu dengan orang baru.

Dan enaknya jadi undangan adalah saya bisa mencicip menu terbaik mereka dengan pelayanan yang baik pula, plus bonusnya adalah saya makan kenyang gratis huhuhu yeah. Sering sering aja ya ada undangan hihihi. Tapiiii,… ada beberapa resto yang kadang kurang atau bahkan sangat tak menghargai kami para blogger dan terkadang seperti menganggap kami butuh makan gratis. Sakitnya tuh disini.

suami yang selalu memberiku ide dan rekomendasi tempat makan

suami yang selalu memberiku ide dan rekomendasi tempat makan

Salah satu pengalaman paling buruk adalah ketika saya diundang kesebuah restaurant. Dia menjanjikan akan meberi uang transport. Wah senangnya tentu 2x lipat daripada hanya sekedar diundang tanpa dibayar donk. Dengan semangat 45 saya memesan taxi, PP dari rumah ke resto yang jauh tersebut adalah 350ribu rupiah.

Begitu sampai resto, manager yang mengundang saya tidak ada, LIBUR, kata si embak. Lalu saya disuruh menunggu dulu untuk si mbak konfirmasi apakah benar saya undangan seperti yang saya katakan. Setelah oke, si mbak menyuguhkan 3 menu spesial mereka dengan senyuman. Yup hanya dengan senyuman, karena makanan tersebut tidak disertai dengan minuman. “Minumannya apa ya mba?”, kata si mba “Ow kami hanya disuruh menyajikan ini”.

Oke, saya akhirnya memesan es teh manis dan aqua untuk Zara anakku yang imut ini. Usai foto foto dan incip incip, saya bilang ke mbak kalau sudah selesai dan mau pulang. Si mbak menyatakan, “Oh ya tunggu sebentar”. GR, saya kirain saya akan mendapat amplop wkwkwkw, ngga taunya saya diberi tagihan makanan!!! #nangisdarah hahahaa

“Mba, saya kesini diundang kok dikasih tagihan?”. Kata si mbak, “Loh, pak (manager) ngga ada. Jadi mbaknya bayar dulu nanti urusan uang sama bapak sendiri”. Lalu saya telp si manager, “Oya makanannya ngga usah bayar. Bayar minumannya aja”, kata si bapak kepada saya. Asli saya agak shock mendengar kata kata bayar minumannya aja hahahaa eaaa,… es teh manis dan aquanya bayar cyin. Ya sutralah. Lalu saya tanya soal uang transport yang ia janjikan dan jawabannya, “Selama ini saya undang blogger ngga pernah ada tuh yang minta uang transport, baru mbak aja seperti ini”.

Saya masih mencoba untuk bersabar, “Saya ngga minta, tapi bapak yang menjanjikan”. Tiba tiba si manager marah marah sendiri, “Ow kami ngga ada budget untuk uang trasport, ya sudahlah, ngga usah ditulis juga ngga papa, ngga penting”. Loh? Kok dia yang marah? Saya yang direpotkan jauh jauh kesini, makan cuma 1 hidangan pembuka, 1 menu utama dan 1 penutup, plus ngga dikasih minum pula (harga menunya aja ngga sesuai dengan uang taxi yang saya keluarkan). Meni restonya resto biasa, bukan resto keren semacam Fine Dinning. Langsung saya tutup telponnya. Daripada saya emosi nanti malah saya maki maki nambah dosa ngga jelas. #tepokjidat

Pesan saya buat mereka yang ngga menghargai profesi seperti kami. Tolonglah, kami bukan pengemis. Mungkin kami tak memiliki uang sebanyak anda yang punya restaurant atau tak memiliki gaji sebesar anda dalam mengelola restaurant tersebut. Tapi kami punya web karena kami mampu beli makan. Kami mampu beli kamera. Kami mampu bayar langganan internet dan hosting. Kami mampu membayar jasa web design supaya web kami menarik. Sekali lagi, jika kami ingin bekerja sama dengan anda, bukan karena kami ingin makan gratis. Apalagi jika anda yang mengundang kami.

Dikira pemilik Usaha sehingga sering kena Komplain dan dimintain Daftar harga

Dimarahi pembaca karena dikira web saya adalah milik resto / lokasi wisata yang habis dia datangi. Ada yang komplain pelayanan bla bla bla, widiihhh yang komplain halus masih saya approve komentarnya. Tapi yang komentarnya kasar, saya hapus dan kemudian saya email dengan permintaan maaf, bahwa mungkin dia harus menyampaikan keluhannya di restaurant yang bersangkutan langsung.

Karena buat saya, jangankan orang berkomentar jelek. Tak jarang saya juga mendapat pelayanan jelek di sebuah resto / lokasi wisata. Tapi hal tersebut nyaris tidak pernah saya tulis di web. Karena prinsip saya lebih baik tidak usah menulis daripada harus menjelekkan usaha orang lain. Karena saya takut karma, suatu saat nanti saya punya usaha dan tak sengaja karyawan berbuat salah, lalu nama baik usaha yang telah kita bangun repot repot, rusak begitu saja. Setuju yes??? Seperti resto yang saya bahas diatas, juga tidak saya ulas di web saya. Saya hapus semua fotonya demi tidak tergiur untuk suatu saat menuliskan hal yang buruk tentangnya.

Selain di hujat, saya juga sering mendapat email yang minta daftar harga dan kadang pujian. Ketika saya menyatakan bukan saya pemilik usaha tersebut, kadang ada yang percakapan selesai sampai disana, kadang ada pula yang berlanjut jadi teman dunia maya. Sungguh pengalaman yang menyenangkan bertemu orang yang beraneka meski hanya di dunia maya.

Ohya, yang lucu bahkan pernah ada yang kirim lamaran kerja ke email saya untuk bekerja di restaurant xxx. Hihihi …

Persoalan Copy Paste dan Nyomot Foto

Kadang suka kesel sama orang orang yang sukanya copy paste dan nyomot foto seenaknya tanpa izin dan tanpa mencantumkan sumber. Bahkan pernah loh salah satu web berita (sudah PT dengan izin media online, punya karyawan dan wartawan sendiri), main copy paste tulisan saya dengan tambal sulam beberapa kalimat tulisan plus lengkap dengan fotonya!!! Ngga cuma satu dua artikel, tapi banyak loh hiks hiks hiks. Sedihnya. Lalu saya telp ke kantor dan sambutan mereka baik. Mereka menyampaikan minta maaf dan berjanji akan menegur wartawan yang meng-copy paste tulisan dan foto saya.

Dari Tulisan akhirnya jadi Teman

Saya senang sekali jika tulisan saya dapat memberikan manfaat, terutama bagi pemilik usaha. Dan lebih senang lagi jika sang pemilik usaha lantas memberitahu saya jika tulisan saya telah membantu usaha mereka. Hmmm rasanya bagaimana gituuu. Akhirnya yang tadinya ngga kenal, cuma sekedar kenal karena wawancara, akhirnya jadi lebih akrab.

testi-kenino-galeri testi-little-bento-house

Oya, bahkan pernah ada kejadian unik. Tiba tiba saya mendapat email dari seseorang dan mengajak ketemuan. Begitu ketemu, ternyata dia adalah pemilik warung yang pernah saya review 6 bulan sebelum dia email saya. Dia mengaku tahu artikel saya dari temannya dan sangat ingin mengucapkan terima kasih. Tak hanya itu, pulangnya saya diberi amplop sebagai hadiah atas jerih payah saya menulis. Wooowww, saya takjub sekali!!!

Dapat Penghasilan dari Rumah melalui Web / Online

Nah untuk yang satu ini, adalah rejeki yang saya sendiri tak pernah menduganya. Seperti kisah anak yang menemukan telur emas, ya bisa jadi saya seperti itu. Setiap bulan selama 4 tahun belakangan ini, ada saja sejumlah uang masuk ke dalam rekening. Kadang besar kadang kecil, tergantung ramai tidaknya transaksi yang terjadi di web saya. Syukuri saja dan semoga terus terjadi sampai tahun tahun berikutnya hihihi.

blogger-zara-nugroho

Bisa mengasuh anak sendiri dan tetap dapat penghasilan bulanan

blogger-zara

24 jam selama Zara lahir, saya selalu disisinya melhat perkembangannya, suatu hal yang sangat indah

blogger-masakan

saya bisa jadi ibu rumah tangga dan mulai belajar memasak

blogger-masak

bekerja di rumah, membuat kita bisa selalu ada untuk anak dan suami. senangnya

Sisi lain dari keuntungan memiliki web adalah tiba tiba saya ditawari teman untuk mengurus sosial medianya. Bahkan tiba tiba saya dikontak sebuah restaurant di Jakarta dan saya mendapat pekerjaan untuk membuat buletin 3 bulanan yang dibagikan secara gratis di restaurantnya. Tentunya pekerjaan yang menyenangkan, karena selain sesuai hobi, bisa dikerjakan di rumah dan saya digaji!!!

Makasih banyak buat yang sudah memberi saya pekerjaan dengan gaji tetap bulanan. Sehingga tanpa perlu beli kebutuhan fashion buat ngantor dan tak perlu meninggalkan rumah, saya bisa dapat uang tambahan buat nyenengin anak dan beli hadiah buat suami. Demikian kisah suka duka saya dan semoga bermanfaat yah.

————————————

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram @catur_guna dan @jakartaseru
Facebook : https://www.facebook.com/groups/jakartaseru/
Email : caturguna.ang@gmail.com

    1. Putra Agung October 30, 2015
      • Administrator October 31, 2015
      • Administrator October 31, 2015
    2. winda puspita October 30, 2015
      • Administrator October 31, 2015
    3. Jade Ayu October 30, 2015
      • Administrator October 31, 2015
    4. Febriyan October 30, 2015
      • Administrator October 31, 2015
    5. Lia Harahap October 30, 2015
      • Administrator October 31, 2015
    6. Wulan October 30, 2015
    7. rizka October 31, 2015
      • Administrator November 1, 2015
    8. Ika Puspitasari October 31, 2015
      • Administrator November 1, 2015
    9. joe November 1, 2015
      • Administrator November 1, 2015
    10. deskagp November 21, 2015
    11. iska November 21, 2015

    Add Your Comment