Sehari di Bandung – Kabur dari Jenuh Jakarta

BlackBerry pk. 17.15 – Jakarta
Juanita Wiraatmaja : Nyun ada acara ga?
Catur Guna Yuyun Ang : Ngga ada
Juanita Wiraatmaja : Ke Bandung Yuk
Catur Guna Yuyun Ang : Hah??? Ngapain?
Juanita Wiraatmaja : Butuh liburan nih

 

—————————————————————

Pk. 23.30 – di Mobil

Wiempi Mahardi : Mau makan di Jakarta apa dimana nih?
Anggun Nugroho : Makan di toll aja di rest area
Pk. 03.30 – Gand Hani Lembang
Wiempi Mahardi : Disini aja yah
Catur Guna : Waahhh hotelnya keren amat!!! Cari yang murah aja!!!
Anggun Nugroho : Diskon 40%
Juanita Wiraatmaja : Jauh jauh amat ya cari hotelnya, sampai ngantuk
Wiempi Mahardi : Biar besok deket ke Kawah Putih nya
Zara Nugroho : ZZZzzzzzzzzzzzz

 

(whaattt!!! Kawah Putih di Lembang hahaha ternyata kami 4 orang tersesat — taunya kawah berarti diatas dan kita main Yes aja bahwa kawah putih itu di Lembang hahahaa — hasilnya keesokan harinya untuk sampai ke kawah putih kami harus menempuh perjalanan sekitar 3 jam. Ngacooo salah gunung cuyyyy. Tapi karena memang niat kami liburan, kesalahan ini justru jadi bahan candaan yang menggembirakan sampai pulang)

 

grand hani lembang

hotel grand hani lembang

Ini pertama kalinya kami menginap di Grand Hani. Hotelnya sangat nyaman dan asyik. Breakfastnya juga enak memuaskan. Sangat melimpah untuk ukuran 2 porsi. Lengkap, ada nasi, ada mie, ada roti, ada buah, ada susu dan ada cereal juga jus. Kereennn kan!!! Kamarnya juga luas, bersih, tidak bau rokok, tidak bau apek, dan spreinya halus — ya tipikal hotel berbintang bintang. Oke lah!!! Kalau ingin tau info tentang Grand Hani ini bisa lihat klik disini

Pagi jam 6, Suamiku, anggun, sudah iseng banget. Si Zara dicelupin ke kolam renang yang airnya dingiiinnnn banget. Sedingin air kulkas. Lembang gitu loohhhh… hadeuh, meski awalnya kaget, tapi ternyata zara malah kesenengan. Malah pas dibuka baju mau digantiin, eee minta nyebur lagi — foto bugilnya zara lagi renang ga dipasang ya – takut dibilang porno (jikakakaa LOL). Dan sedihnya hati saya, sudah gembira karena ke bandung buat liburan, di Jakarta kamera sudah di cash full batrenya, jepret jepret jepret dan lagi lagi ternyata kamera saya ngga ada memory card-nya hahaha alias ketinggal di Jakarta — hiks hiks … akhirnya selama di bandung lagi lagi cuma foto foto pake HP. Hiks …

Usai celup mencelup dan breakfast. Kita rencana langsung menuju kawah putih. Dan karena ternyata kami SALAH GUNUNG wkwkwkw, kami memilih untuk isi perut dulu. Sate Shinta menjadi pilihan. Wooww!! Rumah makan penjual sate ini ternyata sudah buka sejak tahun 1977 loh. Dan yang kami datangi dikawasan pasteur ini adalah cabangnya yang kesekian. Weeeww — legendaris.

Tampak depan, warungnya biasa aja. Tapi begitu masuk KEREEEN!!! Ada saung saung dan juga ruang ruang pertemuan yang di desain nyaman. Disini kami memesan sate dan gule. Untuk rasa bisa dibilang dapat nilai 7 dari 10. Saran saya, minta sate kambing dengan kualitas bakaran setengah matang, empuknya mantab. Ulasan dan foto foto lebih detail, nanti di artikel terpisah (hehehe sabar belum dibikin, nanti kalau udah bikin, dikasih link)

SHINTA BANDUNG I – Jl. Djunjunan No. 164 Bandung
Telpon: ( 022 ) 2000907 / 0856 8837 760

sate shinta pasteur

sate shinta bandung

MENUJU KE KAWAH PUTIH DI GUNUNG PATUHA

Kenyang dan menuju Kawah Putih pun dimulai. Meluncurkan kami ke Gunung Patuha di Ciwidey. Konon berasal dari kata Pak Tua, yaitu orang orang yang di-tua-kan atau biasa disebut sepuh. Kok bisa disebut sepuh? Kata papan yang tertancap di Kawah Putih situ, karena digadang gadang kawah putih ini adalah tempat berkumpulnya roh para leluhur. Hal ini diperkuat dengan seringnya warga sekitar melihat hal hal gaib seperti tiba tiba melihat sekumpulan domba putih, yang dikatakan sebagai jelmaan dari eyang eyang tersebut. (Wiihhh saya menulis artikel ini pukul 1 malam loh hahaha dan tiba tiba jadi merinding. hadeuuhh)

Tempat ini juga dikatakan angker, maka lewat dari jam sore, ngga ada orang diperbolehkan kemari. Kecuali mereka yang memang ngotot mau uji nyali, ya boleh lah heheee. Tapi kalau pagi – siang sih ngga angker ya … soalnya rame wisatawan – jatuhnya malah kayak lagi di surga hahaha —pemandangan awan berjalan lambat di pucuk pucuk gunung yang terasa begitu dekat. Serasa ada di set film dewa dewa khayangan gitu – Ditambah warna danau yang hijau pucat dan kesunyian yang mencekam. Semua berpadu menjadi satu harmoni. Yaiii — Keren!!!

Oya, tapi hati hati kalau anda menjumpai semacam goa yang diberi pagar dan bertuliskan “Jangan berdiri di depan goa”. Saya yang penasaran, ada apa di dalam sana, mencoba melotot selama sekitar 2 menit dan saya nyaris pingsan. Bukan karena kesurupan atau tiba tiba ngeliat domba atau macan tutul, tapi ternyata kita ngga boleh berdiri lama lama disana karena aroma amoniak yang keterlaluan akan membuat anda ngga sadarkan diri.Wah wah wah — saya langsung keliyengan dan langsung minta naik ke atas. Yaa daripada pusing terus gelundung dan nyebur kawah hehehe mending istirahat cari udara segar dulu diatas.

4 tahun lalu saya juga sempat ke Kawah Putih bersama rekan kerja. Saya juga sudah membuat artikelnya dan tentunya dengan foto foto dan tulisan yang berbeda. Kalau penasaran seperti apa kawah putih 4 tahun yang lalu, monggo klik disini untuk baca.

kawah putih bandung

kawah putih bandung

indahnya wisata indonesia

wisata bandung kawah putih ciwidey

goa maut beraroma amoniak

penjual belerang di bandung

ke kawah putih bandung

Setelah puas jalan jalan dikawah putih, kami mampir ke rumah teman yang sudah seperti saudara. Setelah ceriwisan dan cipika cipiki, kami pamit untuk pulang karena Jakarta masih jauh — Juanita, Wiempi dan Anggun besok harus kerja, jadi harus pulang malam ini juga. Nah ditengah perjalanan pulang, kami yang dilandar kelaparan, melihat pondok seafood yang rame jali. Alhasil jiwa kelaparan kami langsung timbul dan makanlah kami di PONDOK PESANGGRAHAN.

Jikakakaa jauh jauh ke Bandung ternyata makannya di restaurant cabangnya yang ada di Jakarta hahaha. Tapi kami tak menyesal karena selain di Jakarta kami belum pernah makan disana, juga karena semua masakannya lezaattttt banget!!! Mau tau seperti apa kelezatannya dan makanan apa aja yang kami pesan??? Baca artikel saya yang berjudul PONDOK PESANGGRAHAN – HIDANGAN LAUT RASA JUARA.

pondok pesanggrahan bandung

wisata kuliner di bandung

Jl. Karapitan No 42 -42a Bandung
 022 420 1947 / 0811 208988
Makasih udah membaca kisah perjalanan saya selama sehari di Bandung. Semoga bermanfaat ya 🙂 salam jakartaseru!!!

 

  • Add Your Comment