Romansa Vivo City Harbour Front yang Ramah Anak

harbour-front-catur-guna

Hari ke tiga di Singapore, saya akhirnya menuju ke Vivocity Harbour Front. Saya memilih lokasi ini untuk jalan jalan hari ini atas rekomendasi dari kakak saya Sophia atas pertanyaan saya, “Mall yang ada tempat main anak dimana?”. “Ke Vivo city aja, tapi jangan lupa bawa baju, takut Zara mau main air”. Oke ‘done’ kita ke Harbour Front. Dari Vivocity ini, kita juga bisa naik sky train langsung menuju ke Sentosa Island.

11 tahun yang lalu saya pernah ke Sentosa Island. Saat itu disana hanya ada beberapa permainan saja. Namun sekarang disana ada USS atau Universal Studio Singapore. Saya sendiri diberi tiket USS oleh kakak saya Sophia yang bekerja di Travel & Tour di Singapore. Namun, karena sore saya ada janjian dengan teman di Orchard, maka saya tidak memakai tiket tersebut.

harbour-front-tiket-USS

harbour-front-candy-empire

Sayang jika dipakai hanya sebentar. Sementara menurut banyak orang, ke USS ini seharian juga kurang. Hmmmm ??? Tak papa, tiket ini masa kadaluarsa masih lama, nanti saja kapan kapan kalau ke Singapore lagi baru dipakai.

Oke, kembali ke Vivo City yang langsung tersambung dengan bangunan MRT, kita akan langsung disambut dengan Toko Permen Candy Empire. Setelah berbelanja beberapa permen, saya dan Zara langsung menuju area terbuka tempat bermain anak gratisan. Sayang cuaca sangat terik, sehingga Zara tak bisa bermain terlalu lama disana. Meski demikian, kami sangat menikmati lokasi ini karena udaranya yang segar dan bisa duduk tenang.

Satu lantai di atas area bermain ini, juga area terbuka dengan pemandangan Harbour Front yang sangat romantis. Jika punya banyak waktu, ingin rasanya duduk santai berlama lama disana. Dan suasana makin romantis karena saya berjumpa dengan turis bule kakek nenek yang tampak sangat menikmati perjalanan mereka di Singapore ini. Hm … angin pun bersepoi ringan membuat suasana semakin syahdu cinta #apasih hahhaaa .

harbour-front-mainan-air harbour-front-singapore harbour-front-singapura harbour-front-vivo-city harbour-front-vivocity harbour-front-zara-nugroho

Untuk Mall – nya sendiri isinya seperti mall mall lainnya di Jakarta. Harga juga tak beda jauh. Yup sebelum dollar Singapore menginjak harga 9300 rupiah per dollar. Berbelanja di Singapore memang tampak Surga. Namun lonjakan dollar yang meroket membuat harga barang di Singapore sudah tak bisa dibilang murah lagi.

Dan seperti biasa, supaya Zara makannya lahap, saya suka memberinya mainan atau nonton YouTube. Tapi hari ini saya tak membawa Tab, maka saya mengajak Zara beli mainan. Namun, hmm karena ada ruang lego gratis, akhirnya Zara mainan lego dan ngga mau pulang xaxaxaa. Setelah capai barulah beli beberapa mainan dan cas cus ke Sushi Tei. Dan kami pun kembali naik MRT menuju ke Orchard Road. (Untuk artikel cara naik MRT dan cara membaca Peta MRT, baca klik disini)

harbour-front-makan-permen harbour-front-sushi-tei

Kenapa dari awal saya ngga langsung ke Orchard Road yang menjadi destinasi populer bagi orang orang Indonesia yang jalan jalan ke Spore? Karena di Orchard hanya banyak tempat shopping tapi kurang untuk hiburan anak anak. Di Orchard saya Janjian di Pavilion (disini seluruh gedungnya ada free wifi – jadi buat yang HP nya nyala hanya ngandelin wifi seperti saya, janjian di Pavilion bisa jadi sangat bijak).

harbour-front-bakerzine

Di Pavilion, saya menunggu di Bakerzine (wuhuuuu Sushi Tei? Bakerzine? Semuanya adalah tempat makan yang cukup familiar di Indonesia… yeah isi mall di Singapore dan Jakarta memang tak terlalu berbeda jauh termasuk resto restonya). Oke semoga artikel ini berguna yah …

———————————–

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram @catur_guna dan @jakartaseru
Facebook : https://www.facebook.com/groups/jakartaseru/
Email : caturguna.ang@gmail.com

  • Add Your Comment