RM Citra – Sop Iga khas Melayu Deli di Tangerang Selatan

Hidangan Melayu Deli merupakan masakan rakyat Indonesia yang sangat sarat rempah. Tak hanya rempah, bahkan dalam satu hidangan kadang juga dibutuhkan beberapa macam daun daunan sehingga rasanya lebih tajam, harum dan sedap. Dan kali ini, JakartaSeru jatuh hati pada Sop Iga khas Melayu Deli yang terletak di jalan Merpati Tangerang Selatan. Seperti apa SOp Iga khas Melayu Deli??? Baca reviewnya ya.

“Ini sop dari mana? Enak banget”, kata suamiku
“Wuiiihhh, ini seger banget kuahnya, tuku nang ndi”, kata temenku asal surabaya yang sedang main ke rumah
“Empuk ya dagingnya”, kata mamaku yang kebetulan sedang menginap di rumahku
“Enaaak ma”, kata Zara anakku yang makannya lahap banget dengan sop iga ini

Dan, “Enak ini nung, cobaen. Rekomendasi dari Reno”, kata kakak saya, Sophia, yang merupakan orang pertama yang memperkenalkan saya dengan SOp Iga khas Melayu Deli ini. Selanjutnya, saya jadi sering meng-gofood hidangan ini. Lumayan, 28.ooo rupiah porsinya banyak bisa buat 2 kali makan dan yang terpenting adalah rasanya enaaaaaaaak.

Resto tampak depan

Resto tampak depan

sop iganya porsi melimpah kuah lezat

sop iganya porsi melimpah kuah lezat

Setelah 5 kali menggofood, akhirnya saya menemukan restaurant ini. Ngga sengaja. Karena aslinya saat nemu resto ini karena saya nyasar dan sekelebat teringat akan foto depan resto yang di fotokan kakak saya saat membungkus sop. Begitu mampir, beli dan wooowww samaaaa!!! Memang ini dia sop yang selama ini hanya saya kenal lewat GoFood. Ternyata sangat dekat dengan tempat kerja suami hohoho.

APa sih yang membuat saya, teman teman dan keluarga menjadi suka sekali dengan Sop Iga ini? Tak lain tentu karena rasanya. Berbeda dengan sop iga biasanya yang berkuah ringan, kuah sop iga ini sangat berempah. Ada banyak rasa ada banyak aroma dalam sekali sendok. Dan yang bikin asyik adalah sop ini bikin badan hangat. Bukan, bukan karena sopnya panas lalu kita berkeringat. Tapi memang aneka rempahnya ini menghangatkan badan dari dalam.

Saya tak tahu apa saja bumbu yang digunakan. Namun dari warna kuahnya sudah mampu ditebak jika rempah yang digunakan pasti tak hanya sekedar bawang dan lada seperti sop iga pada umumnya. Dari aromanya ada semacam wangi bunga lawang dan kapulaga. Tapi entahlah pada kenyataannya hihihi (beberapa kali kesana kok ya ngga kepikir untuk nanya, dasar mak mak rempong dengan anak).

Dagingnya sendiri sangat empuk. Ngga perlu tenaga berlebih untuk melepaskan daging daging dari tulang. Sehingga papa mama teman saya yang ikut makan juga tampak sangat menikmati bahkan doyan banget sop iga ini, “Enak nih”, kata mereka. Dan tampaknya mereka juga bakalan berlangganan nih sama seperti saya hihihi.

jam makan siang, rameeee

jam makan siang, rameeee

opa oma pun suka karena dagingnya empuk

opa oma pun suka karena dagingnya empuk

suami dan sahabatnya, wiempi

suami dan sahabatnya, wiempi

papa dan kenzo lagi asyik main hp #manusiagadget hihihi

papa dan kenzo lagi asyik main hp #manusiagadget hihihi

narsis dulu sama anak anak

narsis dulu sama anak anak

poto poto dulu ya

poto poto dulu ya

lagi suka banget foto sama zara hihihi

lagi suka banget foto sama zara hihihi

Oya kalau ke warung ini, sebaiknya jangan antara jam 1-4. Karena usai jam makan, biasanya sop iganya sudah habis dan baru sedia lagi nanti sekitar jam 3 atau 4 sore. Ini juga yang membuat saya sempat berpikir jika warung ini hanya buka pagi sampai siang. Karena 7 kali meng-gofood, 2 kalinya dibilang sudah habis (padahal baru jam 2an).

Sehingga saat akhirnya saya makan diwarung ini, saya baru tahu jika jam jam tersebut mereka memang masih memasak lagi dan akan baru matang sekitar jam 3-4 an. Karena saat saya disana, warung ini juga menolak beberapa pelanggan karena dagingnya habis. Uniknya, ada juga loh yang rela menunggu (dia datang jam 2 dan si bapak bilang masih sekitar 1,5 jam lagi), “Ngga papa kita tunggu saja”, kata dua sejoli yang tampaknya lupa kalau mereka datang berdua. Karena kenyataannya selama menunggu mereka berdua asyik dengan hape masing masing wkwkwkwkww. #anakzamansekarang #gadgetmulu

APA sih Melayu Deli ???

Buat yang bingung, apa sih melayu deli? Melayu Deli adalah salah satu suku di Indonesia. Mereka banyak hidup di Deli Serdang / Medan. Gaya bicaranya sangat melayu, mirip mirip orang Malaysia. Dan see, perhatikan si bapaknya, memang wajahnya mirip mirip dengan di Malaysia kan hihihi. Sangat melayu.

Kira kira ini review saya akan resto Citra, penjual sop iga khas Melayu Deli. Dan sementara ini baru kali ini jakartaseru makan sop iga gaya melayu deli, dan sangat terkesan dengan kenikmatannya. Semoga bermanfaat

bapaknya, melayu banget ya - gaya bicaranya asyik sekali di dengar

bapaknya, melayu banget ya – gaya bicaranya asyik sekali di dengar

ini loh disini restonya

ini loh disini restonya

Alamat : RM Citra
Jl. Merpati Raya no 2A -2B
Ciputat – Tangerang Selatan

No Telp : 0813 81722234

    1. Sophia November 12, 2016
    2. Dewi Nielsen November 17, 2016
      • Catur Guna November 20, 2016
    3. syanu December 7, 2016
    4. Misda March 15, 2017

    Add Your Comment