Rijsttafel – Menikmati Hidangan ala Bangsawan di Oasis Restaurant

Jika anda bukan keturunan berdarah biru tapi pengen di perlakukan layaknya bangsawan, jakartaseru punya solusinya. DATANG SAJA KE OASIS RESTAURANT!!! Emang nya ada apa di restaurant yang sudah berdiri sejak tahun 1968 tersebut??? Hayooo monggo terus di telusuri pengalaman jakartaseru (selanjutanya saya sebut – saya) saat mencoba hidangan khas bangsawan di Oasis.

Saya memasukkan artikel ini dalam kategori wisata budaya – alasannya – silahkan baca artikelnya dan semoga anda dan saya memiliki kesimpulan yang sama hehehee … selamat membaca

Usai memarkir mobil dan berjalan ke arah pintu masuk restaurant, tiba tiba kami disambut dengan jabatan tangan yang begitu hangat dan sapaan yang ramah, “Hallo, apa kabar?”, katanya. Wadeuuhhh seolah saya ini tamu penting atau langganan yang sering kemari xixixiii *jadi berasa seneng. Lalu si Bapak mempersilahkan saya masuk dan sambutan berikutnya bikin saya mau pingsan ke GR an hahahaa … gimana ngga berasa besar kepala, tiba tiba begitu saya menginjak red carpet yang empuk, gamelan khas Jawa langsung mengalun merdu. Tak hanya menabuhkan gamelan, sang rombongan penabuh juga tersenyum ramah sambil berucap, “Selamat Datang an Selamat Malam”.

Kejutan ternyata belum selesai. Sambil senyam senyum katrok ala ndeso, saya maju dan jedeeenggg ada wanita dengan kebaya yang anggun, memukul gong sambil mengarahkan saya ke pintu berikutnya. Dan apa yang terjadi??? Begitu pintu terbuka kraaakkkk – ada 11 wanita berpakaian Jawa tersenyum sambil berkata, “Selamat Datang”. Dan seorang diantara mereka, mendekati saya dan memberi sebuah bunga berwarna kuning.

OMG!!! Saya terkesima. Saya langsung ingin ke dapur dan meminjam pisau. Saya yakin jika sekarang saya sobek kulit saya, yang mengalir dari dalam adalah darah berwarna biru *jikakakaa lebaaayyyy doeng doeng hahahaaa

Saya pun bertanya pada pelayan yang mencatat menu, ternyata semua tamu diperlakukan sama. Tak ada perbedaan – baik orang penting atau orang biasa, baik orang dengan baju senilai puluhan juta atau hanya puluhan ribu yang saya pakai, akan mendapatkan pelayanan yang sama. Ow ow ow ..

Restaurant ini sendiri merupakan salah satu restaurant yang banyak melayani tamu negara dan pengusaha juga orang orang terkenal kelas Dunia. Sebut saja, Presiden Amerika kala itu Bill Clinton; Raja Spanyol Juan Carlos; Perdana Menteri Britania Raya Margaret Thatcher; Penyanyi Legendaris Phill Collins; Petinju Dunia Evander Holyfield dan masih banyak tokoh penting lain yang pernah singgah kemari. Dan pelayan tersebut mengatakan, pelayanan yang diberikan pada orang orang penting tersebut sama qualitasnya dengan pelayanan yang saya dapatkan tadi dan berikutnya sampai saya keluar dari restaurant ini. OMG!!! WOW!!!

Rijsttafel, Pesta Hidangan Indonesia

Karena memang tujuan kesini adalah supaya darah bisa berubah jadi biru meski hanya 2 jam, maka saya pun memesan hidangan dengan pelayanan ala rijsttafel. Sekali lagi Luar Biasa!!! Kita dilayani bak Raja dan Ratu. Seperti inilah kira kira gambaran tentang Rijsttafel : 12 wanita dengan kebaya yang anggun, datang dengan membawa piring besar kuno berisi hidangan Indonesia dari berbagai macam daerah. Ketika datang, mereka akan memukul gong dan kemudian satu persatu memperlihatkan hidangan yang mereka bawa dan mempersilahkan kita untuk mengambil sesuka hati atau menolak.

Hidangan yang saat itu disajikan adalah Nasi dan Ketupat, Semur Telur Puyuh, kakap putih bakar sambal kecap, ayam opor, rendang daging, sate ayam dan kambing, sayur godok, sambal goreng tempe kering, pisang goreng kenari, serundeng kelapa kacang, kerupuk dan acar juga aneka sambal. Hidangan ini pun dapat berubah tergantung moment. Misal di hari Kartini, menu yang mereka sajikan adalah semua tentang masakan Rembang, tempat kelahiran Ibu Kartini.

Uniknya, mau kita datang secara rombongan atau datang seorang diri, jika kita memesan menu rijsttafel, maka anda akan dilayani seperti ini. Hebat ya. Menu Rijsttafel ini sendiri perorangnya sekitar Rp. 500.000,- makan sepuasnya dari menu pembuka, utama hingga penutup. Usai mereka membagikan makanan, maka mereka akan berbaris lalu mengucapkan “Selamat Makan”. Oya, buat yang mau tambah jangan kuatir, karena mereka akan datang 2 kali (maka kalau dicermati foto di atas, kebaya-nya berbeda, yang hitam adalah kloter pertama dan yang datang kemudian siapa tau ada yang mau tambah adalah yang berkebaya biru).

Soal rasa? Enak sekali. Tak ada yang terlalu asin, tak ada yang terlalu manis dan tak ada yang terlalu pedas. Semua bisa dimakan oleh anak kecil hingga dewasa dan oleh anak bangsa maupun kaum ekspat yang biasanya tidak terlalu tahan cabai rawit. Tapi yang ingin saya puji disini, semua resep nya adalah resep otentik yang benar benar rasa rumahan sehingga menghadirkan kembali nuansa kampung halaman.

Makanan Selain Rijsttafel

Oyaa .. selain pelayanan ala rijsttafel ini, anda juga bisa memesan ala carte. HIdangan per porsian, menunya seperti sayur asem, mie tek tek dan aneka hidangan khas Indonesia lainnya. Tapi tetap saja bukan oasis jika tidak ada yang beda dengan tempat lain. Sebut saya hidangan yang saya coba ya : Sayur Asem nya seharga 200.ooo IDR / mangkuk (porsi 1 orang) dan Mie Tek Teknya seharga 300.ooo IDR / porsi 1 orang. Wooowww … penasaran seperti apa sayur asem dan mie tek tek seharga ratusan ribu tersebut??? baca artikel selanjutnya, yang berjudul “Sayur Asem 200.ooo IDR/ porsi – Mie Tek Tek 300.ooo IDR/ porsi – WOW”

————————————————————————————————–
Nama Restaurant : Oasis Restaurant
Alamat : Jl. Raden Saleh Raya no 47, Jakarta Pusat (tidak jauh dari RS Cikini)
No Telp : (+6221) 3150646
Buka : 11.00 – 15.00 lanjut 19.00 – 00.00 (hari minggu tutup)
Kategori : Fine Dinning Restaurant
Range Harga : 200.ooo IDR – 500.ooo IDR
—————————————————————————————————

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram @catur_guna dan @jakartaseru
Facebook : https://www.facebook.com/groups/jakartaseru/
Email : caturguna@wisataseru.com