Nama Chocolate – snack wajib coba saat ke Jepang

Coklat bubuk murni yang diolah bersama krim segar. Hmmmm sensasinya tak akan pernah cukup hanya makan sepotong. Coklat khas Jepang ini, ternyata cukup populer di kalangan teman teman Surabaya. Sehingga ketika kakak saya pulang dari Singapore ke Surabaya, banyak sekali teman yang memesan untuk dibawakan oleh oleh yang belakangan saya baru tahu, bernama ‘Nama Chocolate’ produksi Royce Hokkaido Jepang.

Loh, kok khas Jepang belinya di Singapore? Hehehe soalnya di Singapore ada counternya. Di Jakarta denger denger ada yang jual juga, tapi saya belum tahu dimana, katanya sih di FoodHall Plaza Indonesia ada, tapi ngga tahu ya. Saya sendiri ternyata sering makan coklat ini saat tinggal di Jepang. Tapi saya ngga tahu namanya hohoohoo – malah baru tahu namanya ya saat kakak mudik dari spore dan bawa si Nama Chocolate ini.

Saat di Jepang, saya sering membeli. Tapi lupa, di Seven Eleven atau Lawson ya. Maklum dalam bahasa saya, seven eleven dan Lawson ini kalau di Indonesia itu laksana Indomaret dan Alfamaret. Yang kalau di Jakarta itu ada dimana mana dan biasanya lokasinya ngga berjauhan bahkan banyak yang dempetan kayak bayi kembar. Saya pribadi, kurang tahu persis apakah ini namanya sama NAMA CHOCOLATE atau tidak. Yang jelas rasanya mayan mirip. Hohooooo – jadi rekomendasi buat yang lagi ke Jepang, kalau susah nyari si Nama Chocolate buatan Royce yang termasyur itu, beli aja di kombini (kombini : istilah untuk toko semacam seven eleven atau Lawson itu tadi)

snack wajib coba jika ke jepang

coklat khas jepang

Nama Chocolate ini menurut saya, sangat berbeda dengan coklat coklat lain yang pernah saya makan. Karena coklat ini begitu lunak. Dengan tekstur lembut dan agak creamy namun tetap padat, rasanya begitu coklat dan terkesan seperti campuran antara cake, ice cream dan permen coklat (susah dijelaskan hahaha). Dan ia juga bukanlah coklat yang tahan lama seperti coklat coklat lainnya yang bisa tahan berbulan bulan bahkan bertahun tahun. Coklat ini sangat fresh. Jika tidak segera dimakan, maka tak hanya tekstur yang berubah, tapi juga rasa. Kalau ngga salah inget, kadaluasanya hanya 1-2 bulan saja. (kalau salah ya maaf, soalnya saya juga biasanya usai beli terus habis ngga lama kemudian hehehe).

Saya menyebutnya, chocolate ini adalah salah satu snack wajib coba jika anda ke Jepang. Karena rasanya benar benar berbeda dan unik. Sensasi lumer di lidah-nya pasti akan bikin anda ketagihan hohooo. Oya, soal harga, saya juga lupa hahahhaaa.

Maaf artikelnya, banyak lupanya. Soalnya foto ini tersimpan cukup lama, sekitar 2 tahun lebih. Dan saat itu ngga ada niat untuk me-review. Karena saya ngga tahu nama coklatnya dan saya kira hanya camilan coklat biasa yang dijual di kombini. Baru tersadar kemarin kemarin ini saat kakak membawa Royce dari Spore. Dan jadi tergelitik untuk menulis sedikit info tentang coklat ini deh. Semoga bermanfaat dan kalau ada salah salah tolong koreksinya supaya artikel ini tidak menjadi sesat ya hehhee.. salam seru dan selamat mencoba!!!

Untuk counter Royce di Singapore : ada di Takashimaya, Marina Bay Sands, ION Orchard

 

  • Add Your Comment