Model Apartemen ( Apato ) di Jepang

Beruntungnya saya karena bisa merasakan tinggal di apartemen orang Jepang atau dalam bahasa Jepang disebut Apato. Bentuk rumah rumah dan jalanan di sekitar apato ini benar benar mirip seperti yang ada di dorama dorama Jepang, bahkan mirip dengan film kartun Doraemon!!!

Pertama melihat bangunan apato tempat saya bakalan tinggal, saya langsung girang sekali. Dan begitu masuk lebih girang lagi karena ternyata bagian dalamnya sungguh bikin betah. Nyaris seluruh bangunan terbuat dari pintu !!!

apato-jepang-lengkap

Oke kita melangkah masuk pada apato tempat saa tinggal dulu, berada di lantai dua yang tengah. Begitu masuk kita akan langsung disambut dengan sebelah kiri dapur dan sebelah kanan kamar mandi, toilet, dan gudang termasuk tempat mesin cuci.

Yang khas adalah lantai tempat pintu terbuka dengan lantai selanjutnya, ada perbedaan tinggi lantai (hiks maaf ngga foto. Namun jika anda memperhatikan film doraemon, ketika nobita melepas sendal dan kemudian masuk ke rumah, ya seperti itulah kondisinya. Lantai yang berundak. Di lantai inilah kita melepas sepatu / sandal baru kemudian masuk ke dalam apato.

apato-jepang-dapur

apato-jepang-toilet

Bagian Dapurnya sangat Luas dengan lantai kayu yang terasa hangat dan nyaman. Bagian kamar mandi tidak jadi satu dengan toilet. Pada bagian toilet tidak ada keran untuk menyalakan air. Namun beberapa toilet di Jepang sekarang sudah menggunakan closet otomatis yang dapat menyiram sekaligus mengeringkan bagian vital kita. (maaf toilet tidak saya foto, karena sempat motret dan ternyata hilang ke hapus hehehee. Jadinya pakai contoh toilet di tempat lain).

Kamar mandinya ada shower dan bak untuk berendam. Biasanya bak perendam ini digunakan oleh orang Jepang untuk berendam pada malam hari usai kerja. Caranya, mandi dulu dengan shower kemudian baru berendam dengan bak yang sudah terisi air panas. Usai berendam, air tidak dibuang melainkan ditutup (tiap bak mandi ada penutupnya) dan kemudian nanti akan digunakan berendam oleh anggota keluarga yang lain.

Dibalik gudang (saya gunakan untuk meletakkan mesin cuci, mesin penyedot debu, kursi lipat dll, terdapat lemari yang sangat besar. Tingginya setinggi rumah, mulai dari lantai sampai atap. Di lemari ini saya simpan semua barang yang tak terlalu sering digunakan. Dan semua barang saya letakkan sendiri sendiri dalam tiap kardus yang diberi tulisan seperti “CD”, “Kabel”, “Buku”, “Alat tulis”, “Sabun” dll supaya ketika membutuhkan, mudah mencarinya.

apato-jepang-kamar

Di balik Dapur ini, adalah ruangan yang saya gunakan untuk tidur. Hmmm sebetulnya ini bukan tempat untuk tidur. Ruangan sebelahnya yang dibatas oleh shoji dan beralaskan tatami itulah yang seharusnya berfungsi sebagai ruang tidur bagi orang Jepang. Karena diruangan tersebut juga terdapat Oshiire yang dilengkapi dengan fusuma (pintu geser) berkedalaman 75cm. Fungsi oshiire ini adalah sebagai tempat menyimpan Futon, yaitu kasur lipat tradisional orang Jepang.

Shoji adalah partisi geser antar ruang. Konstruksinya sangat praktis, dapat dibuka dan dipasang sesuai kebutuhan. So, ketika ngga ingin disekat, pintu ini dapat dilepas semua dan ruangan akan jadi sangat lebar. Ruangan bertatami ini memiliki 3 fungsi yaitu : Malam untuk tempat tidur, pagi kasur dilipat dan meja diletakkan ditengah sebagai tempat makan dan atau menerima tamu.

apato-jepang-ruang-tamu

Namun karena saya memakai kasur berdipan, maka saya memiliki kamar tetap dan akhirnya ruang tatami tersebut hanya saya gunakan sebagai tempat makan dan menerima tamu. Tanpa harus repot repot membereskan Futon pagi dan malam.

Yang bikin asyik lagi. Lihatlah bagian jendela. Nyaris seluruhnya adalah Jendela besar yang bisa disebut juga sebagai pintu. Hal paling menyenangkan adalah ketika musim panas, bangun pagi dan membuka semua pintu. Kebayang banget segernya!!! Sedangkan jika musim dingin tiba??? Dapur adalah lokas favorit saya untuk menghangatkan tubuh.

apato-jepang-dapur2 apato-gudang

Tinggal di rumah ini, saya merasa sangat sehat. Sirkulasi udara yang sempurna dan apato ini mudah sekali dibersihkan. Thanks God, karena saya bisa mendapatkan pengalaman yang luar biasa ini. Tinggal di apartemennya orang Jepang !!!

Saya cinta negeri Indonesia, tapi tak ada salahnya mengagumi budaya lain yang bisa menjadi contoh untuk kehidupan saya.

—————————————————————————————-
Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram @catur_guna dan @jakartaseru
Facebook : https://www.facebook.com/groups/jakartaseru/
Email : caturguna.ang@gmail.com

    1. damarojat March 13, 2016

    Add Your Comment