Mengingat Kembali Para Kartini dalam Hidupku

Memaknai Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April nanti, saya ingin mengingat kembali Para Kartini yang telah mewarnai perjalanan hidup saya. Catatan kata Bijak yang telah diberikan oleh orang di sekitar yang mungkin juga bermanfaat bagi pembaca JakartaSeru.

Di bawah ini adalah sosok Kartini yang punya andil besar dalam pemikiranku, dalam kehidupanku, dari sejak pertemuan saya dengan mereka, hingga hari ini. Selain mereka yang saya catat dibawah ini tentunya juga banyak orang yang berjasa besar dalam hidupku, seperti Mertua yang sangat sabar dan pengertian, Ipar yang selalu memberi support tiada henti, sahabat dan teman teman sekolah juga kuliah, teman Foodblogger, teman dulu di kantor dan masih banyak lainnya yang ngga kesebut.

Yang saya catatkan dibawah ini adalah mereka yang dalam satu kesempatan mengucapkan sebuah kata yang mungkin tidak mereka sengaja, tapi memiliki arti sangat mendalam dalam kehidupanku sehingga terus terpatri dan ngga mungkin saya lupakan. Jadi, inilah Kartiniku dan Makna Hari Kartini bagiku.

KARTINI ADALAH SOSOK YANG MENENANGKAN

MAMAKU PAHLAWANKU

Mamaku Pahlawanku

Mamaku – kalau mau diceritakan tentang luar biasanya mamaku. Mungkin bisa setahun nulis ngga selesai. Ini hanya sekutip saja yang saya tulis tentang mama ketika saya mau menikah. Kata katanya sangat menenangkan dan ini membuat saya damai dalam menjalani pernikahan. Mama adalah sosok Kartini Sejati buatku. Mamaku sosok terhebat yang pernah kutemui sepanjang hidup.

KARTINI ADALAH SOSOK YANG BERSAHABAT

Jenny Kartika

Jenny Kartika (Foto dari FB Jenny)

Jenny Kartika – Sahabat pertamaku. Saya adalah sosok yang kurang bisa bersahabat. Sejak lahir, baru saat ketemu Jenny di SMP Sanmar inilah saya baru tahu rasanya punya Sahabat. Ternyata memiliki sahabat itu menyenangkan. Dia adalah orang pertama yang mengajariku cara bersahabat. Makasih ya Jen

Wiwik Liem - Teman Kuliah.

Wiwik Liem – Teman Kuliah.

Wiwik Liem – Teman Kuliah. Kami berteman dekat saat semester 6. Ngga ada angin ngga ada hujan, ia terus menawarkan bantuan demi bantuan. Bahkan ketika saya harus bekerja di Jakarta dan masih berstatus kuliah di surabaya, ia yang mengurus semua perkuliahan saya. Bahkan sampai menguruskan surat surat kelulusan (tanpa saya minta). Wiwiiikkk, entah gimana cara balas kebaikanmu.Kata kata, “Sini, aku urus” yang tiap kali kamu katakan, membuatku sadar, inilah arti sahabat sesungguhnya.

Juanita Wiraatmaja - teman di GlobalTV

Juanita Wiraatmaja – teman di GlobalTV

Juanita Wiraatmaja – Teman di Global TV. Kami awalnya merasa senasib sebagai perantau dengan gaji minimalis hihi. Akhirnya pernah sekamar kost juga dan tetap bersahabat meski dia telah sukses hingga ke VOA Amerika dan balik lagi sebagai salah satu presenter andalan di SCTV dan kini di INews. Sebagai seorang sahabat, ia terlalu baik. Ketika saya ditimpa masalah dan hanya ingin curhat by phone, ia sering kali mengatakan, “Nyun, tunggu, kami kesana”. Ia datang, mendengarkan dan memeluk. Inilah kebiasaannya yang sangat hangat buatku. Foto diatas sendiri, saat saya menjelang melahirkan anak pertama di Purwokerto, ia bahkan dengan suaminya dari Jakarta jauh jauh ke Purwokerto hanya untuk memberi support.

Ayu Wulan Nagari

Ayu Wulan Nagari

Ayu Wulan, teman SMA di Ragunan. Kita ketemu lagi saat saya pindah ke Ragunan lagi di tahun 2015. Hebatnya, ia sering banget tiba tiba datang membawa jus, buah dan kadang makanan tepat saat saya sakit. Padahal saya ngga bilang kalau sakit. Bahkan ia sering repot mencarikan saya ibu pijit sampai PRT karena ingin saya cepat sehat (saat sakit infeksi ginjal kemarin). Thaaaanks bangeett ayuuuu

KARTINI ADALAH SOSOK YANG MEMBANGKITKAN

Martina Lawalata - Kakakku

Martina Lawalata – Kakakku

Martina Lawalata – Kakakku si wonder woman. Ia pecinta adik yang luar biasa. Bahkan ia sering mengorbankan uang tabungan untuk adik adik yang membutuhkan, padahal ia sendiri bukan kelebihan. Ia lebih rela dia dan anak anaknya hanya makan tahu tempe, yang penting adik adiknya bahagia. Hiks, kakak yang berlebihan cintanya. Bersyukurnya saya punya kakak seperti dia. Sosok yang selalu membangkitkan ketika kita curhat padanya.

Amy Gumelar

Amy Gumelar

Amy Gumelar – mengenal Teh Amy adalah suatu keberuntungan. Saya belajar banyak hal dari dia. Tentang arti ketabahan, kecerdasan, kesederhanaan dan banyaakk hal yang susah di ceritakan. Tapi di balik semua itu, satu hal yang paling mengagumkan adalah Ia memiliki sikap penuh perhatian dan mendengarkan yang orang lain jarang miliki. Seperti ketika saya dilanda kecemasan karena 3 dokter di Jepang mengatakan bahwa kehamilan saya sangat rawan untuk gugur. Saat itu juga tiba tiba ia mengirimkan sebuah buku motivasi tentang berpikir positif dari Jakarta ke Jepang.

Imelda Wiguna

Imelda Wiguna

Imelda Wiguna – dulu ia sering nyeparingi (opo iki bahasa wajarnya ya hehehe pokoknya main badminton sama kita juniornya). Saat masih badminton, mental saya buruuukkk banget. Ci Im adalah salah satu yang sukses memberikan paradigma berpikirnya pada saya. Dan kata katanya FOKUS masih menjadi pengingat saya sampai sekarang jika saya mulai error.

KARTINI ADALAH SOSOK YANG BERIMAN

Bu Linda Gumelar

Bu Linda Gumelar

Bu Linda Gumelar adalah sosok yang sangat menginspirasi saya dalam banyak hal, terutama tingkat keimanannya yang selalu bersyukur. Ia tegas namun bijaksana. Penuh kasih namun disiplin. Lembut namun tidak memanjakan anak cucu. Ia mendidik anak cucunya untuk mandiri dan bangun dalam tiap masalah. Dan saat ada masalah, ia tidak menjadi panik, seperti sebuah kata kata yang saya tuliskan di foto. Ia selalu menyandarkan tiap kejadian pada keimanan.

Sophia Novita - Kakak Nomor 3

Sophia Novita – Kakak Nomor 3

Sophia Novita – Kakak Nomor 3 ku ini adalah pendoa sejati. Apapun selalu ia bawa dan kaitkan dengan doa. Dan banyak hal banget, saya dikuatkan dengan kata katanya, “Ngga ada yang mustahil dalam doa”.  I Love U olceee.

KARTINI ADALAH SOSOK YANG MENGINSPIRASI

Nina Handayani - teman badminton saat SD

Nina Handayani – teman badminton saat SD

Nina Handayani – teman saat SD dan ketemu lagi saat sudah mau menikah. Banyak yang berubah, namun 1 hal yang ngga berubah dari dia, kesabaran dan ketegarannya sangat menginspirasi. Ia selalu bersyukur atas segala hal yang terjadi padanya

KARTINI ADALAH SOSOK YANG RENDAH HATI

Swan Kumarga - Founder Dapur Solo Ny. Swan.

Swan Kumarga – Founder Dapur Solo Ny. Swan. (photo by Jeremy)

Swan Kumarga – Founder Dapur Solo Ny. Swan. Saya mengenal tante tahun 2009 karena liputan. Sejak awal jumpa sudah banyak kekaguman dengannya. Ia adalah sosok penuh Ide namun selalu merendah. Tiap mengingat Tante saya selalu teringat akan cara Ir. Ciputra memajukan perusahaanya (saya baca dari buku profil Ir. Ciputra), yaitu dengan menggiring pertanyaan demi pertanyaan kepada karyawannya, hingga akhirnya muncul sebuah Ide Kreatif. Dimana ia memuji karyawannya akan Ide Briliant tersebut, sehingga sang karyawan menjadi sangat bersemangat karena merasa itu adalah ide dari dia.

Padahal sejatinya itu adalah Ide Ciputra yang terus digiring sehingga sang karyawan menemukan Ide itu. Yes, seperti itu jugalah Tante Swan bagi saya. Nyatanya dulu Tante hanya Ibu RT yang berjualan di Garasi rumah dan kini telah memiliki 5 restaurant mewah di Jakarta Tangerang dan 8 depo layanan delivery.

Priscilla - dia adalah senior saya.

Priscilla – dia adalah senior saya.

Priscilla – dia adalah senior saya. Dan bagi saya sosok kartini itu tak hanya tegar, cemerlang dan mandiri. Namun ia juga mampu memuji orang lain. Dan inilah dia, ucapannya selalu tak jauh dari pujian. Saat aku minta tolong pun dia membalikkan seolah dia bukan menolong saya bahkan ia meyakinkan saya, sayalah yang menolong dia. Sangat Luar biasa rendah hati namun justru memperlihatkan kualitas dirinya.

KARTINI ADALAH SOSOK YANG BERANI MENEGUR KESALAHAN

Henni Budiman - dia adalah junior saya. Tapi dia berani menegor saya dan itu luar biasa banget!!! Saat pertama di tegor, ada kekesalan dalam diri saya. Tapi setelah beberapa jam, rasa terima kasih itu masih tertempel sampai hari ini. Meski kecil, tapi dia telah menjadi rambu dalam kehidupan saya. Alhasil berkat dia, saya tidak terjerumus dalam pergaulan dengan bahasa yang kotor / jorok.

Henni Budiman

Henni Budiman – dia adalah junior saya. Tapi dia berani menegor saya dan itu luar biasa banget!!! Saat pertama di tegor, ada kekesalan dalam diri saya. Tapi setelah beberapa jam, rasa terima kasih itu masih tertempel sampai hari ini. Meski kecil, tapi dia telah menjadi rambu dalam kehidupan saya. Alhasil berkat dia, saya tidak terjerumus dalam pergaulan dengan bahasa yang kotor / jorok.

Meyliana - Kenal saat sama sama kursus bahasa Jepang. Tak disangka kami terus berteman dan bahkan saya mempercayakan sebagian kisah hidup yang ngga saya ceritakan ke orang lain padanya. Kita bebas bercerita karena temanku bukan temannya dan temannya bukan temanku. Mei chan punya banyak kisah inspiratif yang bikin saya menangis. Ia sosok wanita tegar dan berpendirian kuat. Saya kagum pada perjalanan hidupnya yang penuh rintangan tapi ia tetap ceria

Meyliana

Meyliana – Kenal saat sama sama kursus bahasa Jepang. Tak disangka kami terus berteman dan bahkan saya mempercayakan sebagian kisah hidup yang ngga saya ceritakan ke orang lain padanya. Kita bebas bercerita karena temanku bukan temannya dan temannya bukan temanku. Mei chan punya banyak kisah inspiratif yang bikin saya menangis. Ia sosok wanita tegar dan berpendirian kuat. Saya kagum pada perjalanan hidupnya yang penuh rintangan tapi ia tetap ceria. Dan kata katanya selalu tegas dan bermakna buat saya.

KARTINI ADALAH SOSOK YANG MEMPERJUANGKAN

Lanny Tedjo

Lanny Tedjo

Lanny Tedjo – Ci Lani menjadi pelatih saya dalam dua tahun belakangan saya bermain badminton di Jaya Raya dulu. Ia sangat bijak. Dan inilah salah satu sosok dalam diri Kartini, ia adalah penenang sekaligus penyelesai masalah. Ia selalu mencoba memberi keadilan bagi anak didiknya. Makasih ci Lanny sudah begitu banyak support dan bahkan membantu saya menyelesaikan masalah selama di asrama dulu

KARTINI ADALAH SOSOK YANG MENCINTAI ORANG TUA

Tri Karmila - Founder Gula Jawa.

Tri Karmila – Founder Gula Jawa.

Tri Karmila – Founder Gula Jawa. Jujur, baru kenal 2 bulan belakangan ini. Tapi pada perkenalan pertama langsung nyangkut kata katanya di benak saya. Ini membuat saya juga jadi ingin lebih perhatian sama mama. Makasih ci untuk reminder-nya.

KARTINI ADALAH SOSOK YANG MEMBUAT ORANG LAIN JADI BERSEMANGAT KARENANYA

Bu Ketan

Bu Ketan

Bu Ketan – maaf saya ngga tahu namanya dan kok ya ngga nanya hiks. Maafkan saya. Dia adalah penjual Ketan di Ragunan dulu. Saat sudah ngga di Ragunan, bertahun tahun kemudian saya ke Ragunan dan mencari Bu Ketan ini, ngga ada. Akhirnya saya bertanya tanya dan ketemulah rumahnya. Dari jauh dia melihat saya dan astaga, dia lariiiii sambil menangis lalu memeluk saya. Seolah tahu saya ke daerah situ untuk mencari dia. Ekspresinya benar benar masih teringat sampai sekarang (peristiwa 10 tahunan yang lalu). Tangisan bahagia karena diingat ini, membuat saya terpacu untuk terus berbagi kebahagiaan dengan orang lain

KARTINI ADALAH SOSOK YANG BERANI MEMPERCAYAI ORANG LAIN

Sirikit Syah

Sirikit Syah (Foto dari FB Bu Sirikit)

Sirikit Syah – Dia dosen yang sangat santai namun cara mengajarnya ‘Kena’ banget. Dan suatu kali saat harus mengajar tiba tiba dia ada kepentingan dan mempercayakan kelas itu pada saya. Ini menjadi begitu penting dalam perjalanan hidup saya selanjutnya. Karena inilah kepercayaan pertama yang saya dapat dan itu dari sosok yang saya kagumi pula. Dan sampai hari ini, Bu Sirikit masih sering memberi saya semangat dengan kata katanya yang sederhana namun jelb jleb jleb. Makasih Buuuuu

Siane Indriani

Siane Indriani (Foto dari FB Bu Siane)

Siane Indriani – Dulu dia adalah Pimred di Global TV. Baru setahun setengah bekerja, dan saya masih kategori fresh graduate, tapi ia mempercayakan saya untuk membuat program sendiri. Buuuu, entah bagaimana berterima kasihnya saya. Berkat Ibu saya jadi punya jalan hidup seperti saat ini. Bisa tetap dirumah untuk suami dan anak namun juga dapat penghasilan. Makasih Bu Siane.

KARTINIKU ADALAH ANAKKU

black garlic

Zara anak kesayanganku

Tentunya Kartiniku yang paling kucinta adalah Zara (Putri) Nugroho (Anugerah). Meski masih unyu, tapi dia sungguh sumber inspirasi, semangat, pengingat dan juga penenang buatku. ILOVEU Zara.

——————————————————————————–

Catatan ini bukan berdasarkan urutan pertama hingga terakhir. Semua mereka adalah sosok yang Luar Biasa buat saya. Sosok yang sangat menginspirasi saya dalam hidup. Sekali lagi, sosok yang saya tulis ini adalah sebagian dari kehidupan saya. Mungkin ada sosok yang terlewat ngga saya sebut, mohon dimaafkan. Seperti misalnya : Mba Anne Adriane pemilik IndonesianFoodBlogger.com sang pejuang penghargaan terhadap Blogger. Ia sangat peduli dengan nasib Blogger remahan seperti saya dan berusaha keras supaya Blogger itu dihargai. Atau seperti Ce Fung Hi, kakak kelas saya yang saat dikampus senantiasa memberi saya semangat dengan pujian pujiannya. Daann woooww terlalu banyak orang baik disekitar saya yang sangaaattt patut diceritakan.

Namun, inilah mereka yang terlintas di benak saya seperti kilat ketika saya memutuskan menulis artikel ini. Sekedar info, artikel ini mulai dari mencari foto, edit foto, hingga artikel ini ter-upload, hanya dalam tempo sekitar 3 jam. So, ini benar benar ucapan mereka yang selalu saya pegang, sehingga begitu mudahnya saya menulis. Semoga, artikel ini bermanfaat dan SELAMAT HARI KARTINI.

 

    1. titintitan April 21, 2016
      • Catur Guna April 21, 2016
    2. Putu Pirnadi May 17, 2016

    Add Your Comment