Little Sheep Shabu – Sensasi Shabu Berbumbu Kurma

Shabu shabu – dekat dengan telinga kita, ini merupakan makanan khas Jepang. Hm… tunggu dulu, karena selain Jepang ternyata Bangsa Mongol juga punya shabu shabu. Dan meski namanya sama, teknik memasaknya pun sama yakni celup celup, tapi soal rasa, wooww perbedaanya 180 derajat. Pengen tau seperti apa perbedaanya dan bagaimana rasa shabu mongol??? Ini dia ceritanya.

Jika selama ini kita hanya pernah makan shabu khas Jepang, pahamlah kita bahwa kuah kaldu-nya ringan dan sangat bersahabat di lidah. Saking ringan rasanya, sayur atau daging yang telah di rebus tersebut, kudu dicelupkan dalam saus tsuyu supaya apa yang kita santap, memiliki rasa. Nah, ini 180 derajat berbeda dengan shabu khas mongol yang sekarang ada di hadapan saya.

Kuah shabu dari Mongol ini berisikan aneka macam rempah dan biji bijian khas China dan India (Lokasi Geografis Mongolia yang berdekatan dengan India – turut berpengaruh pada selera memasak warga Mongol). Lihat saja, di dalamnya ada angco, kinci, kelengkeng kering, kurma, kapulaga, jahe, daun bawang dan aneka macam rempah lain termasuk potongan cabai dan bongkahan bawang putih yang sungguh teramat sangat banyak. Saking banyak komponen yang dimasukkan untuk membuat kuah kaldu ini, anda harus membayar untuk kaldu ini.

Beda kan dengan shabu jepang yang kaldunya gratis hehehee. Disini kudu bayar. KUah seperti yang terlihat pada foto saya itu, setengah pedas dan setengahnya original, harganya 58.ooo IDR. *Pak boleh beli kuahnya aja gak??? Di bungkus nanti saya beli sayur sendiri di rumah xixixixiii. Tapi, yakinlah. Kuah ini SANGAT ENAK!!! Tidak menyesal walau harus mengeluarkan uang 60.ooo an hanya sekedar membeli kuah. Bahkan saya benar benar ingin membawa pulang sisa kuahnya hahahaaa … *jedeeennggg

Bumbu yang melimpah pada kuah ini mengakibatkan daging atau sayur yang dimasukkan ke dalam langsung otomatis memiliki rasa yang merasuk, sehingga untuk memakannya tak perlu lagi di celupkan ke berbagai macam saus. Untuk yang original, masih terasa betul aroma kaldu ayam dan sapi yang berbaur lembut gurih sekali. Dengan perlengkapan bongkahan bawang putih dan buah kelengkeng kering, angco dan kinci, rasanya sangat lembut dan hangat dibadan.

Begitu mencoba yang spicy, wow,… rasanya 5 kali lipat lebih hangat di badan. Dengan personel kurang lebih sama dengan yang original namun ditambah chili oil, potongan cabai dan kurma sebagai penetral pedas. Wow … sekali lagi wow … teramat mantab untuk diceritakan. Monggooo kemari dan pada nyoba yaah .. di jamin kaga nyeseeel. *Hellooo – teriak teriak pake toa

Untuk isiannya, jika selama ini kita taunya shabu pakai daging sapi. Nah di Mongol karena banyak ternak domba, maka shabu nya pun, khas – nya menggunakan daging Domba. Rasanya aduiiiiiii – lamb shoulder dengan lemak yang berlimang, tuh daging rasanya langsung meleleh dilidah. Benar benar rasa surgawi turun dari langit … Ah, tapi buat yang ngga suka daging domba, don’t worry be happy karena disini juga ada banyak daging sapi pilihan. Saya sendiri mencoba yang beef striploin dan short plate. Rasanya haeuuhhh … enak pisaaan. Manis dan lembut di lidah.

———————————————————————————————————

Nama Restaurant : Little Sheep China Shabu Shabu
ALamat : Gedung BRI 2, Center Park Lt 7. Jl. Jendral Sudirman Kav 42 – 43. Jakarta Pusat.
Telp : 021 57853365 .
Kategori : Masakan Khas Mongolia
Range Harga daging : 57.ooo IDR – 75.ooo IDR / porsi
 
Jam Buka :
senin – jumat = 11.00 – 14.00 lanjut 17.30 – 22.00
sabtu – minggu = 11.00 – 22.00
———————————————————————————————————
Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram @catur_guna dan @jakartaseru
Facebook : https://www.facebook.com/groups/jakartaseru/

——————————————————————————————————-

  • Add Your Comment