Fakta Sikap Mandiri dari Anak Jepang

Satu hal yang sebaiknya jangan anda lewatkan ketika berwisata ke Jepang adalah ‘Perhatikan sikap anak anak Jepang’. Yeah, entah ini berlaku untuk semua anak di Jepang atau kebetulan hanya di Nagano Jepang, saya sendiri kurang paham. Karena 6 bulan di Jepang, saya sendiri hanya berkutat di sekitar Nagano. Dan inilah beberapa certa tentang anak anak Jepang di Nagano yang sempat saya perhatikan :

Jepang-anak-SD

Suatu hari saya melihat anak anak usia SD sedang berbaris rapi di dalam stasiunkereta dengan beberapa orang tua (sepertinya adalah Guru) sedang memberi pengarahan. Setelah saya memperlihatkan foto amatir saya ini kepada teman yang lama tinggal di Jepang, menurutnya hari itu anak anak tersebut sedang mendapat pelajaran tentang Kereta. Wah seru banget ya — pelajaran langsung praktek ke lokasi. Tentunya ini akan lebih mudah dimengerti daripada sekedar belajar satu arah di dalam kelas.

Jepang-anak-di-stasiun

Menurut teman saya, biasanya anak anak tersebut diajar mengenal Kereta, mulai dari awalnya belajar mengetahui apa itu kereta dan fungsinya hingga nanti secara bertahap pelajaran tentang kereta mencapai pada tahap bagaimana cara membeli tiket dan menggunakannya.

Ini yang membuat saya paham, dimana beberapa waktu sebelumnya, saya masih terheran heran, melihat anak anak TK pulang sekolah sendirian tanpa pendamping / orang tua menuju ke rumah. Mereka dengan canggih, menekan tombol menyeberang, lalu mundur beberapa langkah dan berdiri sambil memandang lampu lalu lintas. Ketika lampu berubah menjadi hijau bagi pejalan kaki, mereka dengan sigap langsung menyeberang.

Mungkin ini juga karena sejak awal mereka sudah mendapat pelajaran tentang tertib berlalu lintas sedari kecil. Karena beberapa minggu sebelum saya memotret anak anak ini, saya sempat melihat segerombolan anak anak kecil (mungkin usia TK), ramai ramai bersama beberapa orang dewasa (saya prediksi adalah guru) berjalan di trotoar dan berhenti di lampu merah, lalu iseng saya ikuti dan ternyata mereka menuju ke gedung sekolah.

Jepang-anak-lalu-lintas Jepang-anak-disiplin

Luar biasa — saya semakin paham. Kenapa masyarakat Jepang yang sangat modern, masih memiliki sikap mandiri dan tradisional yang terjaga. Ternyata kemandirian dan kedisiplinan sudah ditanamkan sejak dini dimulai dari pelajaran pertama mereka. Sikap mental yang baik, menghasilkan generasi yang bermanfaat dan berujung pada situasi kota dan Negara yang kondusif. Hm …. Selain, sikap mental tentang kereta dan lalu lintas, saya juga memperhatikan beberapa sikap anak anak Jepang lainnya :

1. Anak anak TK sudah tahu cara berterima kasih dan meminta maaf dengan cara membungkuk yang sangat sopan.
2. Anak anak TK di taman yang saya perhatikan, usai makan/ minum, mereka akan mencari tempat sampah untuk membuang bungkus bekas tersebut.
3. Anak anak TK sudah tahu cara menali sepatu dan meletakkan sepatu dalam posisi yang benar (posisi ujung berada menghadap keluar pintu. Sehingga ketika kita keluar rumah, langsung tinggal memakai tanpa perlu memutar posisi sepatu lagi).

Jepang-anak-catur-guna

Berikut adalah pengalaman yang saya dapat dari Negeri Matahari Terbit tersebut. Tak ada maksud membedakan dengan sistem pendidikan dimanapun. Ini hanyalah sekelumit kekaguman saya saja yang kebetulan memperhatikan situasi ini. Pastinya di Negara lain juga memiliki sistem pendidikan yang juga sama memukau.

——————————

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram @catur_guna dan @jakartaseru
Facebook : https://www.facebook.com/groups/jakartaseru/
Email : caturguna.ang@gmail.com

 

 

  • Add Your Comment