Ekspedisi Asmat – Eksotik Ukiran Patung Suku Asmat

anggun nugroho

Sudah sampai di Agats Papua, tentu sangat disayangkan kalau kita sampai tidak datang menikmati keindahan ukiran Suku Asmat yang sangat masyur. Karena ukiran ini tentunya berbeda dengan pahatan pematung lainnya. Bisa dibilang inilah salah satu karya Naturalis yang paling diburu di Dunia. Mau tau seperti apa indahnya ukiran patung Asmat? Ini dia foto foto dan kisah saya saat berkunjung ke Museum Asmat di Agats – Papua.

Tepat di pinggir jalan beton (jalan tol agats) berdiri sebuah Museum Kebudayaan Asmat. Bangunannya biasa, tidak megah, namun cukup besar dibanding bangunan lain. Begitu masuk kita akan disambut dengan petugas Museum yang sangat ramah. Masuknya gratis —- alias tanpa pungutan biaya. Dan woooww — disinilah terkumpul cerita sejarah asal usul Suku Asmat dan kisah Kebudayaannya.Oya untuk kisah dan foto foto lengkap yang ada di museum akan saya bahas di artikel selanjutnya, karena diartikel ini saya hanya ingin membahas tentang Patung Suku Asmat.

Bagi saya pribadi, gaya dan karakteristik ukiran Asmat ini memiliki daya tarik yang sangat berbeda dengan patung patung lainnya. Dibuat dari kayu besi dan atau kayu ulin, patung Asmat memiliki detail yang sangat kuat dan natural. Pertama yang saya perhatikan adalah ukiran tentang Manusia. Mata pada ukiran terasa sangat ‘dalam’. Meski banyak patung dibuat dengan mata kosong, namun seolah tetap menggambarkan sebuah perasaan. Ada perasaan sedih, perasaan bahagia, perasaan kemenangan, perasaan penyesalan, perasaan perjuangan dan lain sebagainya.

Sebelah dua belas dengan mata, patung pun memiliki guratan mulut yang seperti mampu menceritakan kisah suku-nya. Saya tidak tahu apakah ini juga yang akan saya rasakan ketika hanya melihat 1 buah patung. Atau euforia ini saya dapat karena saya sedang berada dalam sebuah museum dengan sekumpulan patung yang semuanya bercerita tentang lingkungan dan kehidupan sehari hari masyarakat Asmat. Yang jelas perasaan saya saat melihat hasil karya suku Asmat ini adalah TERPUKAU.

patung suku asmat

ukiran karya suku asmat

suku asmat dengan tombak

ukiran asmat papua

Pantas begitu banyak turis asing yang rela jauh jauh ke Asmat hanya untuk berburu sebuah patung. Bahkan ukiran asmat ini juga dipajang di banyak museum di seluruh Dunia, Luar Biasa.

Menurut ceritera, saat membuat patung biasanya penduduk Asmat tidak menggambar terlebih dahulu, melainkan langsung memahat berdasarkan ilham yang di dapat saat ritual keagamaan atau saat bermimpi. Maka bisa dipastikan, ukiran Asmat yang asli, tak akan pernah sama satu dengan yang lain. Semua dibuat eksklusif berdasarkan ilham personal pembuatnya. Dan karena dibuat berdasar pengalaman spiritual pribadi, maka saat membuat pun mereka tak akan sembarangan. Karena bagi mereka juga, membuat patung adalah salah satu cara penghormatan kepada leluhur. Maka, patung hasil karyanya terasa betul sisi spiritual dan kedalaman makna.

Hal lain tentang Patung Asmat yang saya perhatikan disini juga adalah model patung yang semuanya seperti sedang menceritakan kehidupan dan lingkungan suku Asmat. Patung dibuat tak jauh dari Manusia dan kegiatannya, Buaya, Cendrawasih, Perisai dan Kapak juga Kano. Hm … Suatu Budaya yang harus di jaga dan tetap Lestari. Inilah salah satu budaya warisan Dunia yang membanggakan Indonesia.

Jika anda ingin melihat bagaimana cara pengrajin membuat patung ukir khas Asmat, datanglah ke Agats Papua pada Bulan Oktober. Setiap Oktober ada pesta Budaya di Agats yang menampilkan semua kebudayaan Suku Asmat selama 1 bulan penuh. Tak hanya semua pengrajin berkumpul, tapi juga ada pentas seni dan kuliner. Seru pastinya!!!

patung suku asmat

patung keren suku asmat

patung asli suku asmat

———————————————————————————————-
Pengalaman : Anggun Nugroho
FB JakartaSeru : https://www.facebook.com/jakartaserucom

  • Add Your Comment