Daftar Tempat Makan Siang di Tuban Jawa Timur

Jika sebelumnya saya sudah membuat ulasan tentang tempat sarapan enak di Tuban Jawa Timur, kali ini saya akan membahas tempat makan enak di Tuban yang sempet saya cicip selama mudik 2 minggu kemarin. Serunya, saya hunting kuliner di Tuban ini bersama anak saya, Zara Nugroho. Naik sepeda. Biar panas membakar, tapi saya bahagia sekali. Kapan lagi bisa naik sepeda bersama anak menikmati Kota. Sepanjang perjalanan, Zara norak banget, teriak teriak kegirangan terus hehehee… I love U Zara – dan sampai kapan pun, mama akan berusaha untuk selalu bikin kamu bahagia.

Oke, ini dia daftar tempat makan siang yang saya sambangi selama di Tuban. Semoga infonya bermanfaat yah :

swikee tuban

garang asem tuban

1. Garang Asem Depot Rahayu Depot ini sudah buka dari zaman Dokar masih banyak di Tuban hehehee — ya saya ini pelanggan setia Garang Asem Depot Rahayu sejak masih duduk di bangku SD dan kini saya sudah punya anak. Tiap pulang Tuban, saya pasti makan disini dan nyaris tiap teman saya ke Tuban, resto ini selalu masuk daftar rekomendasi saya. Kaget juga, karena kemarin saat makan disini, tampilan garang asemnya berbeda dari tahun tahun sebelumnya, bahkan ketika saya sruput, rasanya juga agak berbeda. Hiks, sedih sih. Karena saya kehilangan ‘rasa’ nostalgia itu. Kata mama, perbedaan ini karena yang memasak sudah ganti. Si emak yang dulu memasak, sekarang sudah terlalu tua untuk memasak. Jadi, resep sudah dipindah tangan. Dan beda tangan tentu rasa pun berbeda. Tapi, hehee tetep enak sih, Cuma berbeda aja. Oya, meski garang asemnya berbeda rasa, tapi ayam kare dan nasi campurnya, menurut saya justru lebih enak dibanding dulu. Hehehe – jadi, resto ini kok menurut saya makin rame aja – depotnya makin besar dan nyaris selalu penuh tiap jamnya. So, tetap rekomendasi untuk didatangi. Maknyuuss .. Ulasan lebih lanjut dengan alamat lengkapnya, klik disini.

2. Asem Asem Daging / Ikan Depot Kemuning Depot yang lokasinya ngga jauh dari Mak Mbing Opor ini, baru buka di tahun 2000 (tergolong baru, mengingat depot depot di Tuban umumnya sudah ada sejak saya belum lahir wkwkwkw). Wuiihhh – asem asem daging-nya dahsyat banget!!! Sayang saat pertama kemari, saya ngga bawa kamera. Jadi baru motret saat ke dua kali kesini, dan tentunya makan yang berbeda donk, saya pesan asem ikan yang ternyata sama sama enak!!! Cuma lidah saya tetap menomor satukan asem asem dagingnya. Tak hanya empuk dan lemaknya ini seolah lumer dilidah, namun kuahnya yang bening benar benar segar mencetar lidah. Pedas potongan rawit dan asam menjadi satu – widiihhhh!!! Cetar cetar kudu kemari — khusus di hari kamis, depot ini juga menjual es podeng khas Tuban yang ngga boleh dilewatkan — widiihhhhh muaknyuuusss. Ulasan lebih lanjut dengan alamat lengkapnya, klik disini.

3. Ayam Goreng Raja Pemuda Lokasinya Cuma sejengkal dengan si Depot Kemuning. 5 meter saja di deretan ruko ruko. Kalau ga salah depot ini baru buka 1 tahun, tapi cukup laris manis. Saya selama 2 minggu di Tuban ini, 7 kali makan disini hahahaa. Ayam Gorengnya memang enak banget dan si Zara suka. Jadi kadang sore sore, saya naik sepeda kesini sama Zara, nyuapin si Zara dan balik rumah lagi. AYamnya itu digoreng asin semacam ayam goreng pemuda yang legendaries di Surabaya itu. Oya selain ayam, disini juga ada bakwan yang juga ngga kalah maknyus. Jadi suka gentian, kalau ngga makan ayam ya Zara kubeliin bakwan-nya.

sepeda keliling kota

4. Ayam Bakar Tirtomoyo Wah ini ayam bakar favorit banget. AYamnya seger, ketika kita memesan baru di penggal tuh ayam (hmmm ini sih waktu saya zaman SD ya, ngga tau sekarang masih begitu juga ngga hehehee – tapi yang jelas terakhir makan waktu pulang Tuban ini, rasanya masih sama enak dan hmmm kalau makan disini saya bisa nambah sampai 3 kali hahahaa). Ayamnya menggunakan ayam kampung, jadi jelas dagingnya tak semudah digigit seperti ayam negeri. Tapi dari sisi gizi tentu lebih yahui dan woowwww rasa bumbunya itu loh… mantab punya. Untuk info lebih lanjut, monggo di klik disini.

5. Bakso Surip waktu duduk di bangku Sekolah Dasar, nyaris seminggu 3 kali saya makan di sini sama teman teman. Dan mudik di tahun 2014 ini tentunya ngga saya lewatkan untuk makan kemari. Wiihhh sudah 20 tahun — dan jujur saya sudah lupa rasanya yang dulu hahahahaa. Yang jelas, saat makan, saya tidak kecewa akan rasanya. Meski ngga bisa dibilang bakso terenak yang pernah saya makan, tapi dari 3 warung bakso yang saya sambangi saat mudik ini, Bakso Pak Surip ini tetap yang paling enak. Untuk alamat ada di Jl. Kha AHmad Dahlan depan SMP Katolik TUban

6. Rajungan Kare Kepiting Rajungan Kare Manunggal sudah tak perlu diragukan lagi ketenarannya. Karena agak jauh dari rumah dan terletak di jalur luar kota, saya kemari tidak naik sepeda hohoooo. Bahaya cyiiinnn — Kare Rajungan ini dijamin akan menggetarkan gendang telinga anda saking pedasnya. Bahkan orang orang yang ngga tahan pedas seperti saya, akan setuju jika ini bukan makan kare, tapi ini makan cabe hahahaa. Pedes banget!!! Biar pedas, ini menjadi salah satu daya tarik orang datang ke Tuban loh. Karena beberapa teman saya dari Surabaya, sampai rela datang ke Tuban Cuma untuk makan Kare ini aja dan langsung balik Surabaya lagi hohooo. Untuk alamat dan ulasan lengkap, klik disini.

7. Aneka Penyetan D’Java Ngga ada yang istimewa dari resto yang baru buka hitungan bulan ini. Letaknya bersebelahan dengan Klenteng Kwan Sing Bio Tuban. Bentuknya minimalis dan dingin pakai AC. Saya memesan Iga penyet dan mama memesan Bandeng Penyet + Urap. Jika di rate dengan angka, antara harga dan rasa, masuk dalam nilai 7. Alias lumayan tidak mengecewakan dan sesuai dengan harga yang ditawarkan. Karena itu pula, resto ini mayan rame baik siang maupun malam.

8. Nasi Semur JJ Depot ini agak aneh menurut saya hehehe. Karena selalu tertutup dengan kaca hitam. Beberapa kali saya lewat nyaris ngga tertarik untuk masuk. Selain ragu ini depot buka atau ngga, juga tampilannya ngga kayak depot hehee. Saya akhirnya berani masuk karena ponakan lagi mupeng pengen makan spaghety dan saya lagi males masak. Akhirnya saya coba ajak ke JJ sini dan wooww ternyata pilihan makanannya cukup banyak dan pemiliknya cukup ramah. Saya memesan nasi semur dan wooww sekali lagi, ternyata enak. Manis khas Jawa Tengah banget dengan daging yang empuk, bikin aku kangen pengen kesana lagi. Spaghetynya ya lumayan kalau buat tombo kangen. Lokasinya bersebelahan (tak jauh) dengan toko roti Merdeka di Jalan Ronggolawe Tuban.

9. Chinese Food di Kayu Manis Nah kalau ingin makan dengan nuansa restaurant ala perkotaan, Kayu Manis tempat yang tepat. Dengan desain minimalis, resto ini juga menyediakan aneka hidangan chinese food yang menggoyang lidah. Asyiknya, tempat ini juga ada arena bermain anak. Cucok buat yang punya balita balita. Untuk alamat, foto foto dan keterangan lebih lanjut, silahkan klik disini.

10. Swikee Kahar Depot ini sudah ada sejak zaman papa mama belum menikah. Kodok yang dimasak tauco dan kecap. Makin muanteb kalau makannya dikasih peresan jeruk nipis dan ditabur kacang tanah. Aduiiii — biar pun sudah turun temurun, kita masih bisa bernostalgia disini, karena selain rasa yang tak berubah, juga warung yang masih tetap seperti dahulu, sederhana namun bersih.

11. Swikee Goreng BudayaLoka Kalu suka swikee yang digoreng, nah ini dia tempatnya. Kriuk mantab dan aduuiii saya suka. Sekali makan biasanya saya langsung pesan 2 porsi hohohooo. Untuk ulasan lebih lanjut dan alamatnya, klik disini yah.

12. Belut Pak Bagong Pecinta pedas kudu makan disini. Pedes belut pak bagong dijamin bikin lidah meleleh. Saya yang ngga berani makan, akhirnya Cuma melongo hahhahaaa — dank arena lokasinya jauh dari rumah dan agak ke gunung gunung gitu, tentunya saya ngga naik sepeda. Untuk ulasan lebih lengkap dengan alamat juga telpnya, klik disini yah.

13. Toak Segar di Warung Mbak Sri Buat yang ingin mencicip toak atau legen asli Tuban, ini dia tempatnya. Sekedar info, saking banyak peminat Legen dan Toak, beberapa penjual mencampurkan beberapa bahan supaya bisa mendapatkan keuntungan lebih. Nah, makanya kadang ada orang yang sekali mencoba langsung takut mencoba lagi karena rasanya aneh. Hm… biar ngga salah mencicip Legen dan atau Toak, Warung Mbak Sri ini tempatnya. Dijamin asli, karena langsung diambil dari pohonnya. Seger mantab. Oya biasanya orang kesini bukan cuma untuk minum toak atau legen, tapi sekaligus menyantap hidangan belut. Nyam nyaammmm. Untuk info lebih lengkap dan alamat, klik disini.

Nah itu dia tempat makan siang yang sempet saya kunjungi saat pulang kemarin, nanti akan saya buat juga daftar untuk tempat makan malam di Tuban yang enak enak hehehe… Semoga artikel ini bermanfaat dan kalau ada tambahan tempat makan, monggo di drop komen ya., Besok kalau pulang ke Tuban akan saya coba. Salam jakartaseru!!!

———————————————————————————————–

Penulis :  Catur Guna Yuyun ANg –  My Instagram @caturguna @jakartaseru

FB JakartaSeru : https://www.facebook.com/jakartaserucom

  • Add Your Comment