Cara Lumba Lumba Meminta Maaf

bermain bersama lumba lumba

Selama ini saya cuma pernah mendengar kisah tentang Lumba Lumba sang Penyelamat dan cerita lain tentang lumba lumba yang intinya Lumba Lumba itu binatang Mamalia yang baik suka menolong dan *rajin menabung – xoxoxooo. Tapi hari itu, di Pulau Bidadari Pulau Seribu, saya benar benar merasakan HATI seorang Lumba Lumba. Seperti apa kisahnya??? Ini diaaa cekidoott yaaa …

Siang itu di Pulau Bidadari, saya ditawari oleh pihak resort untuk bermain dengan Lumba Lumba. Owww tentu tawaran yang ngga mungkin saya tolak. Berbekal baju ganti, saya langsung menuju ke lokasi. Daannn byuuurrrrrr saya pun tenggelam gembira bersama dua lumba lumba yang tampak bahagia dengan kehadiran saya … *GR tonjok hahaa . Buktinya tuh lumba lumba lompat lompatan bahkan juga lompat diatas kepala saya.Saking bahagianya, saat saya sudah cape dan sedang mepet pinggir kolam, tiba tiba si lumba lumba lompat dan jatuh di kepala saya *gubrakkkkkk

Kepala saya pun yang ke-gedubrak si lumba, langsung mendarat dengan mulus ke tepian kolam yang terbuat dari keramik. *Bleeding dooonkkkk. So pastiii … darah pun mengucur deras dari hidung dan hidung saya terasa kebal seperti patah *lebay hahahaa — ngga kok, cuma nyeri doang ternyata. Ngga ada yang patah sama sekali. Tapi insident ini cukup membuat semua orang yang ada di lokasi, panik.com … gimana ngga panik, gadis rapuh ini ketiban lumba lumba gendut hahahaa – suaranya cukup earcatching (ada ga sih kosakata earcatching? hahhaaaa you know what i mean lah ya)

Berkat kejadian GEDUBRAK ini, saya mendapat pengalaman luar biasa tentang perilaku Lumba Lumba. Untuk itu, thanks to pihak Pulau bidadari yang membawa saya bertemu si lumba lumba ini dan terima kasih pada teman saya mas Jangkung, yang bisa bisa nya mengabadikan moment penting ini begitu indah (lihat foto).

kecelakaan lumba lumba

Setelah men-dubrakin saya, si lumba lumba ternyata kembali ke arah saya dan ‘berdiri’ disamping saya dengan tatapan pilu, seolah berkata, “I am sorry agan, ane kaga sengaja. Semoga kaga nape nape ya gan”. Dan ia benar benar menunggui saya sampai darah di hidung berhenti mengucur dan ketika saya menebar senyum ke si lumba, barulah ia beranjak dan kembali berenang renang seolah mengajak saya kembali bermain sebagai permohonan maafnya. Tak ingin membuatnya kecewa, saya pun nyebur lagi dan apa yang terjadi???? Lumba lumba mencium saya dan menjadi lebih lembut terhadap saya. Aneh kan??? Tapi Nyata loh.

Sayang, ternyata ciuman lumba lumba tak selembut bayangan jiakakaka … bibirnya keras bener wkakakka … tapi lucu deh, saat mencium matanya berbinar seolah bahagia gitu xixiii .. lope u lumba lumba …

Di jam yang sama, senior saya, ikutan nyebur. Tak lama berselang, tiba tiba dia digigit gigit kecil terus menerus oleh si Lumba. Karena bukan gigitan yang sakit, teman saya mengira si Lumba mengajak becanda. Hingga akhirnya sang pelatih menyadari ada yang tidak beres dengan ‘anak didiknya’ itu. “Kamu apain lumba-nya?”, “Ngga saya apa apain”, “Ngga mungkin, itu kamu diserang terus”, “Ow ini diserang? saya kira sedang ajak bermain”, “Cepat cepat keluar dari kolam sebelum lumba menjadi lebih agresif” ….

“Tadi saya cuma nepuk lumba lumba” kata teman saya sembari ngasi contoh tepukannya (tepukan punggung yang seolah berkata, “Yuk guys”) dan ternyata “Jangan sekali kali menepuk lumba lumba meski pelan. Lumba lumba sangat sensitif terhadap pukulan. Dia akan langsung merasa terancam dan segera membuat proteksi diri” … waaahhh sungguh dalam satu waktu langsung mendapat dua pelajaran berharga tentang perilaku lumba lumba. Sekali lagi thanks to pulau bidadari dan lumba lumbanya. Kalau ke pulau bidadari lagi, saya mau main lagi sama lumba lumbaaaa.

———————————————————————————————————–

Karena saat kesini saya dibiayai kantor, saya ngga tau berapa biayanya. Tapi saya lihat lihat di internet, beberapa tour menawarkan paket sehari rata rata 250 – 300 ribu. Sedangkan paket menginap mulai dari 400 – 1,5jt.

Oya selain di Pulau Bidadari saya juga pernah BERBURU LUMBA LUMBA DI LAUTAN LEPAS hehehe … ceritanya KLIK DISINI ya.

———————————————————————————————————–

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram @catur_guna dan @jakartaseru
Facebook : https://www.facebook.com/groups/jakartaseru/
Email : caturguna.ang@gmail.com

  • Add Your Comment