Boemboe Nj. Djie – Selera Warisan Nusantara

nj-djie-tempat-bersantai

nj-djie-restaurant

Setiap Rabu, suami ada jadwal bermain Badminton di Balai Samudra Kelapa Gading. Dan moment tersebut sering kali kami gunakan untuk berkuliner ria di daerah Kelapa Gading dan sekitarnya yang merupakan surganya pecinta makanan. Namun rabu ini, kami agak sedikit keluar dari Gading, yaitu tepatnya di Sunter.

Wooww … tak disangka, diantara penat panasnya daerah Jakarta Utara, ada komplek makan yang cukup asri dan sangat memanjakan hati. Yaitu tepatnya di Sunter Icon Food Point. Kalau tidak salah hitung disana ada sekitar 5 rumah makan. Semuanya memiliki area yang cukup luas. Dari 5 resto tersebut, kami memilih Boemboe Nj. Djie sebagai tempat bersantap sore itu.

——————-

Pada logonya tertulis, Selera Warisan Nusantara. Hm … ini dia yang bikin kami kemari. Oya, hari ini kami tak hanya bertiga (saya, suami dan zara), melainkan ditemani oleh seorang kawan bernama Yoke yang juga Tukang Makan. Hm … kami pun memesan makanan dengan antusias : Nasi Liwet, Nasi Langgi, Tongseng, Sate Buntel, Gurame Telor Mentega dan Kepiting Soka Telur Asin. Dan kira kira inilah pengalaman ‘rasa’ kami yang mungkin sama dan mungkin tidak dengan lidah anda.

nj-djie-nasi-liwet

Nasi Liwet 27.ooo IDR

Saya pribadi adalah pecinta Nasi Liwet. Nyaris tiap ke resto Jawa, nasi ini tak pernah lupa saya pesan. Tipikal nasi gurih dengan sentuhan areh yang luar biasa. Sensasi yang selalu bikin saya rindu. Di Boemboe Nj. Djie, Nasi Liwet-nya cukup membuai lidah. Dengan bumbu yang royal, bacemnya cukup legit. Manis yang cocok ketika berpadu dengan gurihnya nasi dan pedas tipis dari sayur labu.

Oya, buat yang belum tahu cara makan nasi liwet, coba perhatikan ‘areh’ yaitu aksesoris lauk berwarna putih bersih yang berlokasi di antara telur kukus dan ayam suwir. Yeah, jangan sepelekan si putih ini. Karena rahasia kelezatan nasi liwet solo, adalah terletak pada si areh. Jika anda lupa mencampurkannya pada nasi, maka anda tak akan merasakan sensasi ‘ketendang’-nya.

Oya, ketika masih di resto, suami memasang foto Nasi Liwet ini di Path. Seketika itu juga ada teman yang nanti akan bertemu di lapangan bulu tangkis, minta di bungkus. Nasi liwet tersebut tak langsung dimakan, melainkan baru dimakan pukul 12 malam. Jadi total waktu, saya membungkus pukul 6 sore dan baru dimakan pukul 12 malam, dan berikut komentarnya yang dikirim ke BB saya.

nj.djie-testi

nj-djie-nasi-langgi

nj-djie-zara-nugroho

Nasi Langgi 27.ooo IDR

Ketika sedang memotret makanan, si Zara tiba tiba memutari meja dan langsung ambil posisi di Nasi Langgi ini. Hmmm saya sudah mengatakan, “Mama mau motret duluuuu”. Namun kali ini dia tidak menurut dan main ambil saja telur yang berada di atas nasi, hehehee … alhasil, ketika di foto, porsi si telur sudah bekas Zara. But, it’s oke … ini artinya Zara pun antusias.

Nasi Langgi adalah pesanan si Yoke. Menurutnya, nasi langgi disini agak berbeda pada kentangnya yang diiris lebih tebal daripada biasanya yang merupakan kripik. Telurnya di masak pas, tipis dan menambah sensasi riang saat menyantap hidangan. Dagingnya biar teriris tipis dan tidak terlalu besar, namun memiliki rasa memuaskan. Bikin penasaran dan justru besok saat datang pengen mesen lagi.

nj-djie-sate-buntel

Tong Seng 37.ooo IDR dan Sate Buntel 35.ooo IDR

Tongseng dan Sate Buntel adalah hidangan yang kami makan beramai ramai. Menurut Suami yang baru pertama kali makan sate buntel, dagingnya lembut dengan racikan bumbu dan perpaduan merica yang pas. Di kemas menggairahkan, tidak terlalu besar dan hanya 2 biji (inilah alasan suami saya kali ini mau makan sate buntel. Karena biasanya sate buntel hadir dalam porsi jumbo dan menurutnya, melihatnya saja sudah kenyang).

Sedangkan pendapat Yoke tentang Tongseng dan Sate Buntel di Nj. Djie, “Ini juaranya!!!”. “Tongsengnya kentalnya pas sama seleraku. Rasa pedas manisnya pas. Kambingnya empuk dan hmmm saat dimakan bareng sama Sate Buntelnya, terasa sangat sempurna. Juara ini juara”.

nj-djie-kepiting-soka

Kepiting Soka Telur Asin 65.ooo IDR

Soka disini dimasak sangat renyah. Dengan saus telur asin yang merekat sempurna. Basah, namun tidak membuat kepiting menjadi melempem. Sengaja kepiting soka saya sisakan sedikit dan 3 jam kemudian ketika hendak pulang dari resto, saya makan kembali. Hmmm … masih kriuk!!! Dengan kenyataan ini, tak heran jika Kepiting Soka Telur Asin disini termasuk sebagai salah satu best seller pelanggan yang memesan untuk jamuan catering prasmanan.

nj-djie-gurame-mentega

Gurame Telur Mentega 65.ooo IDR

Satu lagi yang disebut sebut sebagai favorit pelanggan untuk jamuan prasmanan, yaitu Gurame Telur Mentega. Ketika datang, saya cukup tertarik dan tak sabar untuk membedah si Gurame. Berselimut tebal telur yang dimasak secara orak arik dan kering, tampilannya sangat simple namun menggoda.

Ketika dicicip, hmmm guramenya fresh. Tak ada jejak aroma yang mengganggu. Dimasaknya pun garing diluar, basah di dalam. Sungguh nikmat. Dan untuk telur menteganya sendiri, ada rasa asin manis gula pasir yang cukup bikin penasaran.

Oya, saya sisakan setengah porsi dan bawa pulang. Ternyata keesokan harinya saya lupa memakan dan baru saya makan dua hari kemudian. Dipanasi dengan cara di goreng ulang di dalam minyak panas, hmmm hebat. Ternyata rasanya masih nyaris sama dengan saat makan di restaurant. Ikannya tetap lembut dan telurnya masih tetap kriuk (dimasak sebentar saja sambil di aduk aduk. Nanti minyak akan berbusa karena telur, namun it’s oke. Angkat dan sisihkan, nanti busa tersebut akan hilang sendiri).

nj-djie-suasana

——————————————————————————————
Nama Restaurant : Boemboe Nj. Djie. Komplek Sunter Icon Food Point
Alamat : Jl. Griya Sejahtera (komplek apartemen Sunter Icon)
Sunter Jakarta Utara. Telp : 021 2937 6281
——————————————————————————————-
  • Add Your Comment